• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: PCO Bantah Penonaktifan 7,3 Juta Peserta JKN Segmen PBI
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

PCO Bantah Penonaktifan 7,3 Juta Peserta JKN Segmen PBI

Redaktur III Selasa, 24 Juni 2025
Share
2 Min Read
Ilustrasi BPJS Kesehatan / Foto : Ist
Ilustrasi BPJS Kesehatan / Foto : Ist

Aktual.co.id – Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menyatakan penonaktifan 7,39 juta peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) bukan bagian dari upaya efisiensi anggaran sebagaimana isu yang beredar di publik.

Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi (Deputi II) PCO Albert Tarigan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (24/6) mengatakan kebijakan efisiensi anggaran sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tidak mencakup belanja pegawai dan belanja bantuan sosial, termasuk peserta JKN berkategori PBI.

“BPJS adalah bentuk bantuan sosial yang tidak terkena efisiensi. Negara tetap hadir untuk hampir 100 juta rakyat yang tidak mampu,” ujarnya seperti dikutip ANTARA.

Baca Juga:  Beredar Flayer Ajakan Unjuk Rasa Jumat 21 Februari 2025 #IndonesiaGelap

Dikatakan Albert, data 7,39 juta peserta JKN PBI tidak dihapus oleh pemerintah, melainkan hanya dinonaktifkan sementara seiring proses pemutakhiran data nasional.

“Faktanya, tidak ada penghapusan. Yang ada hanyalah penonaktifan sementara karena proses pemutakhiran data nasional,” katanya menjawab isu penghapusan peserta PBI pada Juni 2025.

Dikatakan Albert, penonaktifan ini bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri Sosial Nomor 80 Tahun 2025, yang bertujuan menyinkronkan data penerima bantuan sosial agar lebih akurat dan tepat sasaran.

“Bagi masyarakat yang merasa berhak, namun terdampak penonaktifan, cukup melakukan pendaftaran ulang melalui RT, kelurahan, atau Dinas Sosial setempat,” ujarnya.

Baca Juga:  Menkes Akan Menaikkan Iuran BPJS untuk Masyarakat Kelas Menengah ke Atas

Seperti diketahui, sebanyak 7,3 juta peserta JKN segmen PBI dinonaktifkan sejak Mei 2025 seiring penerapan basis data baru yaitu Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

BPJS Kesehatan menyatakan peserta yang dinonaktifkan dapat mengaktifkan kembali kepesertaan jika tergolong miskin, rentan miskin, mengidap penyakit kronis, atau dalam kondisi darurat medis, dengan syarat melapor ke Dinas Sosial dan melalui proses verifikasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam keterangannya, BPJS Kesehatan selaku pengelola Program JKN menginformasikan bahwa pembaruan data PBI dilakukan berkala untuk memastikan ketepatan sasaran. (ndi/ANTARA)

SHARE
Tag :BPJS KesehatanKepala PCOPCOPenerima Bantuan Iuranprabowo
Ad imageAd image

Berita Aktual

Emas Antam/ Foto: pajak
Emas Antam Tidak Mengalami Perubahan Harga RpRp2.5 Juta/ Gram
Rabu, 14 Oktober 2026
Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost
Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting
Rabu, 14 Oktober 2026
Bendera Arab Saudi/ Foto: anadolu
Arab Saudi Memperingatkan Kelompok Houthi Atas Serangan Makkah dan Madinah
Rabu, 14 Oktober 2026
Kantor BNPB / Foto: courtesy Suara Surabaya
KPK Menangkap 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB
Rabu, 14 Oktober 2026
Antrian BBM di Bali/ Foto: Ist
Dirut PT Pertamina Meminta Maaf Atas Antrian Konsumen BBM di Bali
Selasa, 13 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Israel Menolak Penerbangan Ethiopian Airlines Tujuan Tel Aviv Kerena Pilot WNI

Pemerintah Thailand Mendorong Pensiun Dini Bagi Pegawai Negeri Sipil

Tiga Negara Mengeluarkan Bersama Mengutuk Serangan Houthi

Arab Saudi Menangguhkan Penerbangan Setelah Serangan Houthi di Bandara.

More News

Tumpukan balok-balok kayu yang terbawa banjir menghancurkan rumah beserta fasilitas umum di Lingkungan IV, Kelurahan Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah Sumatera Utara/ Foto: ANTARA

BNPB Memperbaiki dan Memperkuat Struktur Tebing Sungai Sigala-gala Sumut

Selasa, 4 Agustus 2026
Peti jenazah dibawa untuk dimakamkan/ Foto: Aktual

Adi Memiliki Prinsip Tapi Tetap Memberikan Ruang Diskusi Kepada yang Lain

Kamis, 12 Februari 2026
Area yang hancur akibat banjir bandang dan tanah longsor di Nuwakot, Nepal/ Foto: Vietnam

Badan Penanggulangan Bencana Nepal Menyebutkan 675 Jenazah Ditemukan di Daerah Longsor Lumpur

Minggu, 30 Agustus 2026
Pusat gempa di Malang/ Foto: BMKG

Selatan Malang Diguncang Gempa 5,0 Magnitudo di Kedalaman 39 Km

Senin, 14 September 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id