Aktual.co.id – Cloudflare, perusahaan yang biasanya beroperasi secara diam-diam di latar belakang untuk menjaga sebagian besar internet tetap lancar, menjadi sorotan pada hari Selasa setelah pemadaman besar-besaran yang mengganggu akses ke beberapa situs web paling populer di dunia.
Insiden ini memengaruhi beberapa platform termasuk X (sebelumnya Twitter), Canva, ChatGPT , Perplexity, dan lainnya.
Menurut situs web resminya , Cloudflare menggambarkan dirinya sebagai salah satu jaringan terbesar di dunia, yang mendukung jutaan properti internet.
“Saat ini, bisnis, organisasi nirlaba, blogger, dan siapa pun yang memiliki kehadiran internet dapat membanggakan situs web dan aplikasi yang lebih cepat dan aman berkat Cloudflare,” demikian bunyi situs webnya.
Pada intinya, Cloudflare menyediakan layanan yang membantu situs web menangani lalu lintas yang padat, melindungi dari serangan siber, dan mempertahankan kecepatan pemuatan yang lebih tinggi.
Dengan gangguan di perusahaan seperti Cloudflare dapat mengakibatkan beberapa situs web sekaligus tidak dapat diakses, seperti yang terjadi pada hari Selasa.
Situasi serupa juga terjadi bulan lalu ketika Amazon Web Services (AWS), penyedia infrastruktur utama lainnya, mengalami gangguan.
Dalam kedua kasus tersebut, perusahaan-perusahaan tersebut biasanya tidak terlihat karena hanya menyediakan situs web yang ingin dikunjungi orang. Namun, ketika mereka gagal, dampaknya langsung terasa dan bersifat global. (ndi/Hindustani time)
