Aktual.co.id – Seorang professor dari Fakultas Hukum Universitas Nasional Seoul mengamati kontroversi yang menimpa artis Cho Jin Woong yang memutuskan mengundurkan diri dari dunia hiburan.
Menurut Profesor Han In Sup, penyesalan atas pengumuman pensiun mendadak dari aktor Cho Jin Woong karena terlibat kontroversi kenakalan remaja, dianggapnya keputusan keliru.
Apa yang dilakukan oleh Cho Jin Woong adalah pembunuhan sosial akibat serangan dari public akibat masa lalunya yang pernah terlibat persoalan kriminalitas.

Prof Han meminta agar Cho kembali bangkit serta menjalankan aktifitas keartisannya. “Dia harus berdiri tegak dengan bangkit melawannya tanpa dikubur hidup-hidup,” katanya.
Pandangan Prof Han ini diposting di media sosial tanggal 7 Desember 2025 dengan membagikan pandangan tentang peradilan anak.
Disampaikan oleh Prof Han bahwa pelanggaran yang dilakukan Cho Jin Woong terjadi saat ia masih remaja dan terungkap beberapa dekade kemudian.
“Dalam kasus Cho Jin Woong , ia melakukan kesalahan di masa mudanya dan menerima sanksi hukum yang sesuai. Selain menghukum pelaku kejahatan remaja, sistem ini juga meningkatkan kemungkinan pendidikan dan peningkatan untuk mencegah mereka terjerumus ke dalam kejahatan,” katanya.
Disampaikan bahwa karakteristik peradilan anak. Itulah sebabnya mereka menggunakan istilah sekolah, bukan pusat penahanan anak.
Ia menilai perjalanan karier sang aktor secara positif dengan menyatakan, fakta bahwa sang aktor tidak terjebak dalam masa lalu yang kelam, melainkan berusaha selama puluhan tahun untuk mencapai tingkat pengakuan sosial sebagai seorang aktor patut dipuji.
Lebih lanjut, Han In Sup berpendapat, Cho Jin Woong bisa menjadi pembimbing dan teladan yang baik bagi remaja yang masih terombang-ambing dalam kegelapan
“Cho Jin Woong dapat menjadi panutan untuk mendorong pendidikan dan reformasi bagi para pelaku kejahatan remaja,” kata Prof Han. .
Dirinya juga mengusulkan agar Kementerian Kehakiman dapat mengangkatnya sebagai duta besar peduli kekerasan pada anak.
Merujuk dari Dispatch, Han In Sup mengkritik pers.”Tidak ada alasan untuk memberitakan kesalahan masa lalu. Kita hidup dalam sistem yang dirancang agar tidak ada seorang pun yang harus hidup dengan catatan merah di resume atau dahi mereka,” kata Prof Han.
Ia menambahkan, jika seseorang menggali sejarah masa lalu dari beberapa dekade untuk mengubur reputasi seseorang saat ini, target yang seharusnya menerima kritik sosial yang keras bukanlah selebritasnya, melainkan media tersebut.
Prof Han mengusulkan agar selebritas yang memiliki eksistensi paling rentan, maka mereka harus sadar akan popularitas publik.
“Janganlah ikut-ikutan dalam melempar batu mengikuti orang lain, tetapi bijak membedakan yang benar dari yang salah,” katanya.
Dia berharap agar Cho Jin Woong membatalkan rencana pensiun atau kembali berkarier di masa mendatang. Dia ingin dia memiliki ketahanan dalam diri dalam mengatrasi frustasi pada dirinya. (ndi/Allkpop)
