• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Bertahap Penggunaan E Money untuk Pembayaran Parkir di Kota Surabaya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Bertahap Penggunaan E Money untuk Pembayaran Parkir di Kota Surabaya

Redaktur III Rabu, 10 Desember 2025
Share
4 Min Read
Pembayaran parkir akan menggunakan E Money di Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
Pembayaran parkir akan menggunakan E Money di Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya

Aktual.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas dalam menata perparkiran dengan mewajibkan sistem pembayaran nontunai atau digital menggunakan kartu uang elektronik prabayar, baik melalui e-toll atau e-money.

Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap, dimulai dari tempat usaha yang membayar pajak parkir, kemudian tepi jalan umum (TJU) mulai Januari 2026.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan bahwa digitalisasi ini adalah kunci utama untuk mencapai transparansi pendapatan.

“Kami telah menyampaikan instruksi kepada seluruh pengusaha yang memungut pajak parkir di tempat usahanya, bahwa sistem parkir mereka harus beralih menggunakan digitalisasi,” tegas Wali Kota Eri, Selasa (9/12/2025).

Aturan ini berlaku secara menyeluruh untuk semua tempat usaha di Surabaya. Bagi usaha yang baru didirikan, penggunaan sistem parkir digital menjadi syarat wajib untuk perizinan.

Sementara itu, bagi usaha yang sudah lama beroperasi dan telah membayar pajak parkir, mereka diwajibkan untuk segera mengubah sistem lama mereka menjadi sistem parkir digital.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Apresiasi Kendaraan Listrik Produksi Dalam Negeri

“Sistem parkir digital ini terbagi menjadi dua opsi, yaitu penggunaan palang otomatis atau penerapan pembayaran nontunai melalui kartu elektronik prabayar, dengan memanfaatkan kartu e-toll atau e-money,” terangnya.

Langkah ini diambil berdasarkan pengalaman Pemkot Surabaya dari penerapan pembayaran nontunai sebelumnya menggunakan QRIS.

Pengalaman tersebut mendorong Pemkot Surabaya untuk menyusun strategi yang lebih matang dan bertahap, disesuaikan dengan tingkat kesiapan dan petugas masyarakat parkir.

“Dulu kita sudah mencoba dengan QRIS, tapi responnya (masyarakat) masak (bayar) Rp5.000 saja (QRIS), (mending) bayar tunai. Akhirnya, kami memutuskan untuk memulai implementasi nontunai secara bertahap, dan fokus pada sektor pajak parkir, dengan mengandalkan sistem e-toll,” jelasnya.

Untuk mendukung keberhasilan kebijakan ini, Pemkot Surabaya menjalin kerja sama dengan perbankan, khususnya Bank Mandiri sebagai mitra terdekat, untuk menyediakan perangkat pembayaran yang dibutuhkan.

Baca Juga:  Makna Logo Hari Guru Nasional 2025 yang Dirilis oleh Kemendikdasmen

“Setelah berhasil mengimplementasikan sistem di tempat-tempat usaha, sistem pembayaran nontunai ini, akan omong kosong ke parkir tepi jalan umum. Sosialisasi akan dilakukan secara masif di awal tahun depan, dengan harapan penuh sistem nontunai di tepi jalan sudah bisa mulai diimplementasikan pada awal tahun 2026,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wali Kota Eri juga menyampaikan rencana pemberian sanksi tegas. Sanksi ini tidak hanya ditujukan kepada operator yang lalai, tetapi juga kepada masyarakat atau pengguna parkir.

“Saya meminta kerja sama dan pengertian dari warga Surabaya. Jika sistem non-tunai sudah diterapkan, warga yang menolak membayar secara non-tunai akan dikenakan denda. Kita tidak boleh saling menyalahkan, jangan sampai operator disalahkan karena tidak digital, padahal warga sendiri yang, beralasan tidak bawa kartu, bayar tunai saja,” tegasnya.

Baca Juga:  Sosiolog : Musik Horeg Terhenti Sendiri Ketika Ada Titik Jenuh

Wali Kota tekanan bahwa kepatuhan dan dukungan aktif dari pengguna merupakan kunci keberhasilan upaya digitalisasi. Ia optimis bahwa sistem nontunai ini merupakan langkah strategi untuk menciptakan transparansi pendapatan.

“Nontunai ini esensinya adalah untuk memberikan kejelasan kepada petugas parkir agar uang yang mereka dapatkan jelas. Dengan adanya kejelasan pemasukan, kami berharap pembagian hasilnya pun menjadi transparan dan adil,” katanya.

Wali Kota Eri berpendapat bahwa kebijakan ini akan mendapat dukungan penuh dari paguyuban parkir, mengingat tujuan adalah menjaga kerukunan dan menciptakan keadilan.

“Di Surabaya ini ada Batak, Ambon, Jawa, Madura, Manado, Sumatera, dan semuanya ada yang mencari rezeki. Jangan sampai kita berdiskusi hanya karena perkara rezeki, Insyaallah kebijakan ini mulai efektif pada Januari 2026,” tutupnya. (pemkot Surabaya)

SHARE
Tag :Eri CahyadiParkirPemerintah Kota SurabayaSurabaya
Ad imageAd image

Berita Aktual

Roket yang membawa lepas landas di pusat antariksa Jiuquan di provinsi Gansu, Tiongkok/ Foto: The Guardian
Cina Meluncurkan 3 Astronot ke Luar Angkasa Bentuk Ambisi Kirim Manusia ke Bulan
Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi berbuka dengan kurma/ Foto; Ist
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Jelang Hari Raya Iduladha Bulan Dzulhijjah
Senin, 25 Mei 2026
Realme 16T/ Foto: GSM Arena
Realme 16T Diluncurkan dengan Kemampuan Battery 8.000 mAh
Sabtu, 23 Mei 2026
Kuil Buddha yang ada di Busan Korea Selatan/ Foto: Yonhap
Kuil-Kuil Buddha Menyediakan Penginapan Bagi Penonton BTS di Busan
Sabtu, 23 Mei 2026
Ilustrasi hujan lebat/ Foto: freepik
Hujan Lebat dan Ringan Masih Terjadi Periode 22 – 24 Mei 2026 di Kota Besar
Sabtu, 23 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Malaysia Akan Melarang Penggunaan Media Sosal Bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Menlu AS Klaim Ada Kemajuan Terkait Perundingan dengan Iran

Aktor Jang Dong Joo Memposting di Media Sosial yang Memicu Kekhawatiran Warganet

Listrik Padam Membuat Gelap Gulita di Sumatera Bagian Tengah dan Utara

Meta Berencana PHK 8.000 Karyawan Dampak Program Penguatan AI

More News

Kerusakan jalan pengubung Desa Banjar Kemuning dengan Desa Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo

Diuruk Sirtu Jalan Rusak di Sedati, Sidoarjo

Senin, 3 Februari 2025
Dra. Susi Hardjati, M.AP, Koordinator Program Studi Administrasi Publik, UPN “Veteran” Jawa Timur saat menyampaikan paparannya/istimewa

Dukung Kemandirian Desa, UPN “Veteran” Jatim Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Ketapanrame Trawas

Kamis, 24 April 2025
Ilustrasi efisiensi

Program Efisiensi oleh Pemerintah, Membuat Warganet Resahkan Soal PHK

Rabu, 12 Februari 2025
Bandara Ngurah Rai Bali / Foto : capture ANTARA

Bandara Ngurah Rai Andalkan Genset Selama Listrik Bali Padam

Jumat, 2 Mei 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id