Aktual.co.id – Berakhirnya tayangan Doraemon di RCTI membawa kisah bagi para penggemarnya yang setia menonton setiap hari minggu pagi itu.
Robot kucing yang hadir dari masa depan tersebut selalu memberikan ide bagi Nobita yang dirudung kemalangan dalam menjalani kehidupan kesehariannya.
Sejak tidak ditayangkannya Doraemon per Januari 2026, banyak penggemar mencurahkan kenangannya selama menonton anime karya Fujiko Fujio atau pemilik nama asli Hiroshi Fujimoto.
“Siapa yang menyangka awal tahun 2026 menjadi momen perpisahan kita dengan kucing robot favorit semua orang? Berdasarkan jadwal resmi RCTI+ dari 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 kemarin, nama Doraemon sudah benar-benar hilang dari daftar tayang,” ketik @Otaku***
“Akhirnya Doraemon pensiun setelah 40 tahun tayang di RCTI. Terima kasih telah hadir menemani masa kecilku!! RCTI Oke,” ungkap @W2**
“Akhir sebuah era. Terima kasih Doraemon yang sudah menemani masa kecil kami, dan RCTI yang menayangkannya untuk hiburan anak-anak pada masanya. dari tv sampai komik, penuh kenangan,” tulis @jefry***
“Pagi ini dapet kabar sedih kalo seri Doraemon di RCTI akan habis masa tayangnya setelah lebih dr 30 tahun. Walaupun saya sekarang udah gak ngikutin lagi serinya, tapi terima kasih untuk kenangan bertahun-tahun tiap minggu pagi. Khususnya utk almarhum ibu Nurhasanah. Sayonara,” kata @rgoes***
“RCTI tanpa Doraemon bagai Raja tanpa Mahkota, au ah dah ndak nonton TV lagi ako banyak iklan nyampah wkwkwkw,” papar @Real***
“Ikut sedih Doraemon stop di RCTI, karena dubbing suara Indonya sudah melekat banget di kepala semenjak kanak-kanak,” ungkap @Saul***
Karakter Doraemon dibuat oleh Fujiko Fujio, nama pena untuk Hiroshi Fujimoto dan Motoo Abiko, pada tahun 1969.
Sebelum mengudara menjadi animasi di televisi, Doraemon merupakan manga yang diterbitkan oleh Yoiko, Yochien, Shogaku Ichinensei, Shogaku Yonnensei, Shogaku Rokunensi, majalah bulanan dengan edisi berbeda-beda yang disesuaikan dengan segmen pembaca.
Tak kurang dari 45 buku cerita Doraemon telah dipublikasikan pada tahun 1974 sampai 1996. Kesuksesannya luar biasa, dengan penjualan lebih dari 80 juta buku pada 1992, dan terus melejit sampai 100 juta kopi lebih pada 2015.
Doraemon pertama kali muncul di TV pada 1973 melalui Nippon Television. Enam tahun kemudian, stasiun televisi Asahi secara resmi mengakuisisi Doraemon sebagai salah satu program acara di televisinya.
Kini belum ada informasi lebih lanjut apakah anime Doraemon bisa dinikmati di televisi kembali apa tidak. Namun banyak pemirsa yang kehilangan dengan tokoh kartun satu ini. (ndi/X)
