Aktual.co.id – Menurut laporan media, Britney Spears telah menjual hak atas katalog musiknya, yang mencakup lagu-lagu hits seperti Toxic, Baby One More Time, dan Gimme More.
Menurut laporan TMZ, Penerbit musik Primary Wave dikabarkan telah membeli hak musik bintang pop tersebut pada 30 Desember 2025.
Sebuah sumber anonim yang akrab dengan kesepakatan tersebut mengkonfirmasi penjualan tersebut kepada New York Times .
Syarat-syarat penjualan dan harga katalog tersebut belum diumumkan kepada publik, tetapi kesepakatan semacam itu telah menguntungkan bagi para seniman dalam beberapa tahun terakhir.
Artis-artis terkenal seperti Bruce Springsteen, Shakira, Justin Bieber, dan Justin Timberlake telah menjual katalog lagu mereka.
Springsteen menjual lagu-lagunya ke Sony pada tahun 2021 seharga $500 juta, dan perusahaan tersebut membeli katalog Queen dengan harga lebih dari $1 miliar pada tahun 2024.
Spears telah merilis sembilan album studio sejak debutnya pada tahun 1999 dan merupakan salah satu artis wanita terlaris.
Dia berada di garis depan musik pop selama hampir dua dekade, dan perjuangan pribadinya telah dipublikasikan secara luas.
Wanita berusia 44 tahun itu menghabiskan hampir 14 tahun di bawah perwalian yang mengharuskannya membayar pengacara untuk mengelola hidupnya dan tidak mengizinkannya membuat keputusan tentang urusan pribadi, karier, atau keuangannya.
Seorang hakim mengakhiri pengaturan hukum tersebut pada tahun 2021. Dalam memoarnya tahun 2023 berjudul The Woman in Me, ia menceritakan bagaimana perwalian tersebut membentuk hidupnya, mengendalikan keputusan tentang diet dan perencanaan keluarganya.
Spears belum memberikan komentar publik terkait penjualan katalog musiknya. Sebelumnya, ia pernah mengatakan tidak berencana untuk kembali ke industri musik atau tampil di AS. (ndi/the guardian)
