Aktual.co.id – Jenazah penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano pada Minggu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Jenazah penyanyi bernama asli Oxavia Aldiano itu disalatkan di masjid dekat rumah duka di Jl. Kecapi 57 Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, sebelum dibawa ke permakaman.
Penyanyi itu meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah selama beberapa tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Banyak yang perlu diketahui tentang seputar kanker ginjal yang seperti diderita oleh Vidi Aldiano. Mengutip dari laman Mount Elizabeth Hospital, kanker ginjal terjadi akibat terjadinya pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali di dalam ginjal.
Ada beberapa jenis kanker ginjal, antara lain:
Karsinoma sel renal, adalah jenis kanker ginjal paling umum ditemukan pada orang dewasa. Kanker ginjal ini bermula pada lapisan tubulus dalam ginjal, dan tumbuh secara tidak terkendali untuk membentuk massa tunggal di dalam ginjal.
Lebih dari satu tumor ginjal dapat berkembang di salah satu atau kedua ginjal. Karsinoma sel renal rentan terjadi pada pria berusia 50 hingga 70 tahun.
Tumor Wilms, berupa tumor ginjal yang umumnya ditemukan pada anak-anak di bawah usia 10 tahun. Karsinoma urotelial, yang bermula dari pelvis ginjal. Pada dasarnya ini sama dengan salah satu jenis kanker kandung kemih, karena berasal dari sel yang sama.
Sarkoma, yang berawal dari jaringan ikat di sekitar ginjal. Jenis kanker ini sangat jarang dijumpai. Tahapan penyakit kanker ginjal diawali dari kanker ginjal stadium awal atau stadium 1 yang dapat meningkat ke stadium selanjutnya.
Stadium 1. Kanker ginjal stadium awal di mana ukuran diameter tumor kanker tidak lebih dari 7 cm dan belum menyebar ke kelenjar di sekitarnya.
Stadium 2. Tingkat ini ditandai dengan kehadiran tumor ginjal berdiameter lebih dari 7 cm, tetapi belum menyebar ke kelenjar di sekitarnya.
Stadium 3. Pada stadium ini, kanker memiliki ukuran yang lebih besar dan telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya.
Stadium 4. Kanker ginjal stadium akhir di mana kanker telah menyebar tidak hanya pada kelenjar sekitarnya, tetapi juga pada organ-organ tubuh yang lain.
Penyebab kanker ginjal berakar pada mutasi DNA pada ginjal sehingga sel-sel kehilangan kontrol yang menyebabkan pertumbuhan abnormal dan tidak terkendali. Namun, penyebab mutasi ini belum diketahui secara pasti
Penanganan kanker ginjal yang terlambat tidak hanya menyebabkan sel kanker telanjur menyebar ke organ tubuh lain, tetapi juga dapat menimbulkan komplikasi, gangguan hati, tekanan darah tinggi, peningkatan sel darah merah, tingginya kadar kalsium dalam darah.
Sebagai antisipasi dari faktor risiko kanker ginjal, seseorang dapat mencegah atau setidaknya mengurangi risiko kanker ginjal dengan cara, mengonsumsi makanan bergizi dan sehat serta menjaga pola makan, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, menghindari paparan zat kimia yang berlebih. (ndi/Mount Elizabeth Hospital)
