• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Gejolak Perang Timur Tengah Memicu Kenaikan Harga Plastik
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Gejolak Perang Timur Tengah Memicu Kenaikan Harga Plastik

Redaktur III Senin, 6 April 2026
Share
2 Min Read
Barang plastik mengalami kenaikan harga / Foto: courtesy Bloomberg Technoz
Barang plastik mengalami kenaikan harga / Foto: courtesy Bloomberg Technoz

Aktual.co.id – Konflik geopolitik memicu kenaikan harga diberbagai sektor salah satunya harga plastik. Mengutip Blooberg Technos, harga plastik rata – rata naik Rp5 ribu per item.

“Jadi harga Rp10 ribu menjadi Rp15 ribu untuk harga plastik biasa. Sementara yang jumbo naik dari harga Rp25 ribu menjadi Rp50 ribu,” kata penjual plastik.

Dikatakan jika kenaikan ini sudah terjadi sebelum lebaran. Bahlan Styrofoam dari Rp35.000 ke Rp43.000, naik lagi menjadi Rp55.000. Gelas-gelas plastik dari Rp17.000 ke Rp23.000 per item.

Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) melalui Sekjen Inaplas, Fajar Budiono mengatakan pelaku industri mulai menghadapi tekanan serius dari sisi pasokan bahan baku.

Baca Juga:  Utang Luar Negeri Indonesia Naik Pada April Meski Masih Terjaga

Disampaikan jika gangguan distribusi global, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz mempengaruhi kebaikan harga yang ada di pasaran.

Fajar mengatakan, dalam rantai industri plastik, Selat Hormuz sebagai jalur utama nafta memegang peran vital sebagai bahan baku utama industri petrokimia hulu.

“Bahan baku tersebut nantinya menghasilkan olefin; seperti etylene dan propylene yang akan menjadi resin. Indonesia sangat bergantung terhadap pasokan impor nafta hingga 100% dari kebutuhan domestik,” katanya seperti dikutip Bloomberg Technos.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak 2019 hingga 2023 nilai impor plastik dan barang dari plastik menunjukkan pertumbuhan, puluhan hingga ratusan juta kilogram per periode.

Baca Juga:  Pemimpin Tertinggi Iran Menyerukan Pengkalan Militer AS untuk Ditutup atau Diserang

Per Juni 2024, volume impor sekitar 90,98 juta kg dengan nilai sekitar US$202,11 juta. Kemudian, pada September 2024 BPS mencatat kenaikan tajam impor plastik sebesar +21,33 % yoy dengan nilai mencapai US$0,92 miliar dan berat 0,56 juta ton, menempatkan plastik sebagai salah satu komoditas impor non‑migas utama Indonesia.

Data terbaru BPS tahun 2026 menunjukkan nilai impor plastik dan barang dari plastik diperkirakan mencapai sekitar US$949,2 juta pada Januari 2026.

Angka ini meningkat sekitar 5,9 % yoy jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Februari 2026, angka ini tercatat US$873,2 juta, dengan kontribusi signifikan dari negara pemasok utama seperti China, Thailand, dan Korea Selatan. (ndi/Bloomberg technoz)

SHARE
Tag :ASIranPlastikTimur Tengah
Ad imageAd image

Berita Aktual

Gondola di Tokyo/ Foto: Kyodo
Kota Resor Dekat Tokyo Menawarkan Gondola dengan Sistem Audio Spasial
Sabtu, 30 Mei 2026
Kereta Api Cepat Indonesia Whoosh / Foto: Ist
Prabowo Tunjuk AHY Sebagai Ketua Komite Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung
Sabtu, 30 Mei 2026
AESPA/ Foto: Soompi
AESPA Baru Rilis Album LEMONADE Langsung Jadi Nomor 1 di Dunia
Sabtu, 30 Mei 2026
Prediksi warna pada iPhone 18/ Foto: GSM Arena
Warna Merah Cherry Digosipkan Menjadi Dasar iPhone 18 Pro
Sabtu, 30 Mei 2026
Ilustrasi kekerasan asusila/ Foto: Freepik
PBB Memasukkan Israel dan Rusia Masuk Daftar Hitam Kekerasan Asusila
Sabtu, 30 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Ini Penyebab Kim Soo Hyun Dicibir Netizen Setelah Diumumkan Akan Kembali ke Dunia Hiburan.

Youtube Akan Memberi Label Jika Video Dihasilkan dari AI

Karyawan Google Didakwa Melakukan Perdagangan Orang dalam Taruhan di Polymarket.

Meta Telah Meluncurkan Aplikasi Tingkatan Berbasis Langganan dengan Fitur Eksklusif

Lima Olahan Daging Kambing yang Bisa Jadi Inspirasi di Momen Iduladha

More News

Banner pendaftaran mahasiswa baru Universitas Wijaya Kusuma Surabaya/ Foto: UWKS

Dibuka Pendaftaran Mahasiswa Baru UWKS Gelombang I, Fakultas Kedokteran Banjir Peminat

Selasa, 16 Desember 2025
Ilustrasi masjid dan hilal/ Foto: freepik

MUI Imbau Lebaran Sesuai Keyakinan dan Saling Menghargai Perbedaan

Kamis, 19 Maret 2026
Ilustrasi Iran Vs Amerika Serikat / Foto : capture ANTARA

Iran Sudah Pindahkan Uranium dari Fasilitas Fordow Sebelum Serangan AS

Senin, 23 Juni 2025
Ridwan Kamil/ Foto: capture ANTARA

Ridwan Kamil Posting Permintaan Maaf di Instagram

Rabu, 24 Desember 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id