Aktual.co.id – Hari Peringatan Titanic diperingati tanggal 15 April di mana kapal RMS Titanic ini memiliki empat kompartemen lambung yang dapat dibanjiri tanpa menyebabkan hilangnya daya apung secara kritis, dan dianggap tidak dapat tenggelam.
Mengutip dari national today, hari ini khusus mengenang korban dan penyintas dari tragedi tenggelamnya kapal tersebut guna merenungkan bagaimana dunia menanggapi bencana yang memilukan ini.
Titanic dirancang oleh arsitek angkatan laut Thomas Andrews dan dibangun oleh perusahaan pembuat kapal Belfast, Harland and Wolff.
Kapal ini memiliki panjangnya mencapai 883 kaki dari buritan ke haluan, dan lambungnya dibagi menjadi 16 kompartemen yang dianggap kedap air.
Kapal ini merupakan salah satu kapal penumpang samudra terbesar dan termewah yang dibangun pada masanya.
Pada tanggal 10 April, kapal tersebut berangkat dari Southampton, Inggris, dalam pelayaran perdananya melintasi Samudra Atlantik.
Namun, sebelum tengah malam pada tanggal 14 April, kapal tersebut gagal menghindari gunung es dan mengalami kerusakan pada lima kompartemen lambungnya, menyebabkan air masuk ke dalamnya dan mengakibatkan tenggelam kapal setelah terbelah menjadi dua.
Karena kekurangan sekoci penyelamat dan kurangnya prosedur darurat yang memadai, lebih dari 1.500 orang tewas di kapal yang tenggelam atau membeku hingga mati di perairan Atlantik Utara yang dingin.
Sebagian besar dari sekitar 700 orang yang selamat adalah perempuan dan anak-anak. Sejumlah warga negara Amerika dan Inggris terkemuka meninggal dalam tragedi tersebut, termasuk jurnalis Inggris terkenal William Thomas Stead dan ahli waris kekayaan Straus, Astor, dan Guggenheim.
Para penyintas kehilangan semua yang dimiliki di atas kapal dan dibantu oleh masyarakat dan badan amal di seluruh dunia.
Beberapa komite bantuan perempuan membantu perempuan dengan menyediakan pakaian, dan beberapa kereta api swasta mengambil tugas mengangkut para penyintas ke keluarga dekat tanpa biaya. (ndi/national today)
