• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Sekutu NATO Mengecam Rusia Setelah Drone Jatuh di Rumania
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

Sekutu NATO Mengecam Rusia Setelah Drone Jatuh di Rumania

Redaktur III Jumat, 29 Mei 2026
Share
4 Min Read
Petugas tanggap di lokasi kejadian setelah sebuah drone jatuh ke gedung perumahan di kota Galati, Rumania barat/ Foto: Aljazeera
Petugas tanggap di lokasi kejadian setelah sebuah drone jatuh ke gedung perumahan di kota Galati, Rumania barat/ Foto: Aljazeera

Aktual.co.id – Rumania dan sekutu NATO bereaksi keras setelah sebuah drone Rusia menabrak gedung apartemen di Rumania timur hingga melukai dua orang.

Kementerian Luar Negeri di Bukares menyebut jatuhnya pesawat tak berawak tersebut merupakan bagian dari serangan semalam yang ditujukan ke Ukraina.

Insiden ini hanyalah serangan terbaru di sepanjang sayap timur aliansi tersebut, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa risiko konfrontasi terbuka antara Rusia dan negara-negara NATO semakin meningkat.

Rumania mengatakan drone yang berjatuhan semalaman itu dilacak oleh radar di wilayah udaranya sebelum jatuh di atap sebuah bangunan tempat tinggal di kota Galati.

Dua jet tempur F-16 dan helikopter dikerahkan, sementara pihak berwenang mengeluarkan peringatan darurat kepada warga. Dua orang mengalami luka ringan dan beberapa dievakuasi setelah kebakaran terjadi akibat kecelakaan tersebut.

Insiden ini hanyalah yang terbaru dari beberapa insiden lainnya, karena perang di Ukraina meluas ke negara-negara NATO sehingga meningkatkan kekhawatiran potensi eskalasi.

Baca Juga:  Telegram dan Google Didenda Karena Gagal Menghapus Konten Terlarang di Rusia

Estonia, Lithuania, dan Latvia, serta Finlandia  melaporkan pelanggaran berulang ke wilayah udara mereka dalam beberapa bulan terakhir. Pelanggaran wilayah udara oleh drone menyebabkan runtuhnya pemerintahan di Latvia awal bulan ini.

Tak lama setelah kecelakaan itu, Bukares menyerukan NATO mempercepat transfer kemampuan anti-drone. Perdana Menteri yang akan segera lengser, Ilie Bolojan, juga mengatakan Rumania menandatangani kontrak yang memberikan pertahanan anti-drone di bawah program SAFE Uni Eropa .

Pada Jumat pagi, Rumania memanggil duta besar Rusia. “Kami akan secara resmi mengkomunikasikan konsekuensi yang akan ditimbulkan oleh kurangnya tanggung jawab dari Federasi Rusia ini terhadap hubungan diplomatik antara negara kita, serta langkah selanjutnya di tingkat Eropa terkait paket sanksi,” tulis Menteri Luar Negeri Oana Toiu di media sosial.

Presiden Nicusor Dan mengatakan Rumania tidak akan menerima perang agresi yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina dialihkan kepada warganya.

Baca Juga:  China dan Jepang Saling Serang di Perairan Internasional Pulau Okinawa

Dia meminta Kementerian Luar Negeri untuk menyampaikan serangkaian langkah terkait hubungan negara tersebut dengan Rusia.

Setelah pertemuan Dewan Tertinggi Pertahanan Nasional di Bukares, Dan mengatakan bahwa konsul Rusia di kota pelabuhan Laut Hitam, Constanta, dinyatakan sebagai persona non grata dan konsulat di sana akan ditutup.

Rusia juga memiliki kedutaan besar di ibu kota Rumania, Bukares. Sekutu NATO dan pihak lain ikut menyuarakan kemarahan mereka.

Menteri Urusan Eropa Prancis, Benjamin Haddad, mengatakan insiden tersebut menyoroti ancaman yang ditimbulkan Rusia terhadap keamanan Eropa, seraya mencatat bahwa pasukan Prancis ditempatkan di Rumania.

“Terlepas dari apakah itu disengaja atau akibat dari ketidakmampuan, Rusia tetap berbahaya dan kita harus membela diri terhadapnya,” kata Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski kepada kantor berita Reuters.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan insiden itu menunjukkan bahwa “perang agresi Rusia telah melampaui batas lagi.”

Baca Juga:  Gelombang Tsunami Gempa Rusia Sampai Pukul 7 Malam Waktu Hawaii

Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha, negaranya mendesak Amerika Serikat membantu meningkatkan pertahanan udaranya.

Dirinya berjanji Ukraina berdiri teguh di samping Rumania seraya menyebut Rusia sebagai ancaman bagi kawasan Laut Hitam dan benua Eropa yang lebih luas.

“Kami siap bekerja sama secara erat untuk memperkuat perlindungan dari ancaman tersebut,” tulisnya di media sosial. Ditambahkan upaya memperkuat pertahanan udara Ukraina adalah tugas strategis melindungi risiko bagi negara-negara tetangga.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa peningkatan serangan berisiko lepas kendali, dengan konsekuensi yang tidak diketahui dan tidak diinginkan.

Dia mengatakan bahwa lebih banyak warga sipil tewas dalam empat bulan pertama tahun ini dibandingkan periode yang sama dalam tiga tahun sebelumnya, dan menyerukan diplomasi, de-eskalasi segera, dan gencatan senjata penuh dan tanpa syarat. (ndi/Aljazeera)

 

SHARE
Tag :DroneRusiaUkraina

Berita Aktual

Kantor BNPB/ Foto: Ist
KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai
Jumat, 16 Oktober 2026
Lokasi gempa bumi di Kota Bogor/ Foto: BMKG
Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat
Kamis, 15 Oktober 2026
Doddy Katamsi/ Foto: Ist
Vokalis Elpamas Doddy Katamsi Meninggal Dunia
Kamis, 15 Oktober 2026
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak/ Foto: youtube setpres
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT
Kamis, 15 Oktober 2026
Ahmad Hidayat/ Foto: dok AHa
Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme
Kamis, 15 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menahan Lima Orang Tersangka Hasil OTT di Lingkungan BNPB

Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

More News

Gedung Grahadi sisi barat dibakar massa/ foto : courtesy ANTARA

Massa Mengambil Barang dari Dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya

Minggu, 31 Agustus 2025
Adu kekuatan antara Thailand dan Kamboja / Foto : Ist

Korban Perang Antara Thailand dan Kamboja Terus Bertambah

Jumat, 25 Juli 2025
Tangkapan layar pasukan Israel cegat Armada Global Sumud/ Foto: Aljazeera

WNI Peserta Global Sumud Flotilla Ikut Dicegat oleh Pasukan Israel

Senin, 18 Mei 2026
Ilustrasi pertambangan minyak/ Foto: anadolu

Harga Minyak Turun 5% Pasca Pengumuman AS Menghentikan Serangan ke Iran

Senin, 27 Juli 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id