Aktual.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyatakan Israel dan Hizbullah telah sepakat untuk menghentikan pertempuran, memberikan harapan kepada sejumlah besar orang di Lebanon yang telah melarikan diri dari serangan Israel.
Trump mengatakan di media sosial pada hari Senin pukul 13:29 Waktu Bagian Timur AS (17:29 GMT) bahwa selama percakapan telepon, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji menghentikan ancaman invasi yang membawa pasukan ke pinggiran selatan Beirut, sementara Hizbullah juga setuju untuk menghentikan permusuhan.
Kantor Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan tak lama kemudian berdasarkan kesepakatan yang diusulkan, serangan Israel terhadap pinggiran selatan Beirut akan berhenti sebagai imbalan atas penghentian serangan Hizbullah terhadap Israel.
Gencatan senjata ini dimaksudkan diperluas hingga mencakup seluruh Lebanon, kata pernyataan itu, seraya menambahkan mereka telah menerima konfirmasi dari Hizbullah bahwa kelompok bersenjata itu telah menyetujui proposal penghentian serangan bersama.
Namun, kantor berita negara Lebanon melaporkan pada Senin malam bahwa serangan udara Israel terus berlanjut di seluruh Lebanon selatan, meskipun Trump telah mengumumkan gencatan senjata. (ndi/Aljazeera)
