Aktual.co.id – George Smith secara luas diakui sebagai penemu permen lolipop modern pada tahun 1908. Sebagai pemilik Perusahaan Bradley Smith di New Haven, Connecticut, ia menciptakan permen keras yang ditusuk dengan stik agar lebih mudah dimakan dan tidak berantakan.
Mengutip dari National Today, ia dilaporkan menamai permen tersebut berdasarkan nama kuda pacu, Lolly Pop, dan mendaftarkan merek dagang istilah tersebut pada tahun 1931.
Inovasinya mengubah permen sederhana menjadi suguhan yang dikenal dan dicintai secara universal, dinikmati oleh jutaan orang di seluruh dunia.
Permen lolipop telah ada dalam berbagai bentuk sejak dahulu. Pada zaman prasejarah, manusia gua mengumpulkan madu dari sarang lebah menggunakan tongkat.
Nektar manis dijilat dari tongkat, dan menjadi lolipop pertama di dunia. Bangsa Tiongkok kuno, Mesir, dan Arab juga menjadikan buah dan kacang dengan melapisinya madu dan memasukkan tongkat ke dalam manisan tersebut agar lebih mudah dimakan.
Dengan surplus gula pada abad ke-17, orang Inggris memulai tren pembuatan permen gula rebus dan, tentu saja, memasukkan stik ke dalam permen tersebut.
Di Inggris Utara, kata untuk ‘lidah’ adalah ‘lolly’ dan ‘pop’ berarti ‘tamparan’ jadi ‘lolly pop’ berarti ‘tamparan lidah’. Istilah ini mungkin dipopulerkan oleh pedagang kaki lima di London.
Pada abad ke-18, ada desakan untuk menciptakan versi yang lebih halus dari permen lolipop modern. Pada tahun 1905, Perusahaan Permen McAviney memproduksi permen keras rebus, yang campurannya diaduk menggunakan tongkat.
Di penghujung hari, pemiliknya akan membawa pulang tongkat yang dilapisi permen keras untuk dinikmati anak-anaknya. Kemudian, pada tahun 1908, ia memasarkan ‘tongkat permen’ ini.
Tetapi George Smith, pemilik perusahaan permen Bradley Smith Company, yang dianggap sebagai pencipta lolipop modern yang dinikmati saat ini.
Dia mulai membuatnya pada tahun 1908 dan mendaftarkan merek dagang kata ‘lolipop’ pada tahun 1931. Lolipop juga disebut sebagai ‘dum dum suckers’ untuk menarik perhatian anak-anak.
Produksi lolipop otomatis pertama juga dimulai pada tahun 1908 di Wisconsin, AS. Perusahaan Racine Confectioners Machinery Company membangun sebuah mesin yang menempelkan permen keras di ujung stik dengan kecepatan 2.400 stik per jam.
Imigran Rusia, Samuel Born, menciptakan mesin yang melakukan hal yang sama pada tahun 1916. Mesinnya disebut ‘Born Sucker Machine’ dan populer sehingga San Francisco menganugerahi Born ‘kunci kota’ pada tahun itu. Saat ini tersedia lebih dari 100 varietas lolipop dalam berbagai bentuk dan ukuran. (ndi/national today)
