• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: AS Melakukan Penyerangan Iran di Tengah Gencatana Senjata yang Rapuh
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Politik

AS Melakukan Penyerangan Iran di Tengah Gencatana Senjata yang Rapuh

Redaktur III Sabtu, 27 Juni 2026
Share
4 Min Read
Jet tempur F-16 berpatroli di Timur Tengah/ Foto: the guardian
Jet tempur F-16 berpatroli di Timur Tengah/ Foto: the guardian

Aktual.co.id – AS telah menyerang Iran sebagai balasan atas serangan pesawat tak berawak terhadap kapal kargo. Keadaan ini membuat gencatan senjata antara AS dan Iran menghadapi ujian terberat.

Serangan AS menargetkan beberapa fasilitas rudal dan drone di Iran dekat Selat Hormuz dan di Pulau Qeshm pada hari Jumat.

Dilaporkan oleh The Guardian, serangan ini merupakan serangan terbatas yang dimaksudkan untuk menanggapi serangan Iran terhadap kapal kargo berbendera Singapura tanpa meningkatkan konflik.

Komando Pusat AS (Centcom) mengatakan AS menyerang lokasi penyimpanan rudal dan drone Iran, dengan apa yang disebut sebagai tanggapan  terhadap serangan Iran terhadap kapal M/V Ever Lovely.

Namun militer AS mengatakan akan menegakkan gencatan senjata yang rapuh dengan Iran meskipun muncul perbedaan pendapat mengenai ketentuan program nuklir Iran, masalah korban jiwa di Selat Hormuz, dan pertanyaan pelik lainnya termasuk program rudal balistik Iran.

“Militer AS tetap hadir dan waspada untuk memastikan semua aspek perjanjian dengan Iran dipatuhi, ditaati, dan berlaku sepenuhnya,” kata Centcom.

Baca Juga:  Intel Membukukan Laba Dalam Triwulan Pertama Sejak AS Pegang Saham Utama

Iran telah menandatangani perjanjian gencatan senjata. Pihaknya telah menghormatinya. Jika memiliki perbedaan tentang nota kesepahaman itu diterapkan, Iran dapat menghubungi  pihaknya demikian tulis JD Vance, wakil presiden AS, di media sosial setelah serangan tersebut.

Donald Trump mengatakan serangan pesawat tak berawak Iran melanggar gencatan senjata. Serangan itu terjadi tak lama setelah Trump mengatakan kepada wartawan “kalian akan tahu” apakah AS akan membalas. Presiden AS itu juga menyebut serangan itu sebagai “pelanggaran bodoh” terhadap gencatan senjata.

“Saya tidak suka kenyataan bahwa mereka melakukan serangan kemarin, sebenarnya empat serangan,” kata Trump sesaat sebelum serangan AS pada hari Jumat.

Media pemerintah Iran, mengutip sumber militer yang tidak disebutkan namanya, melaporkan serangan di pelabuhan Sirik setelah terdengar ledakan di sana.

Baca Juga:  Sri Mulyani Dicopot Sebagai Menteri Keuangan RI

Sumber tersebut mengatakan beberapa tembakan peringatan telah dilepaskan dari Sirik ke arah kapal-kapal yang melanggar peraturan Selat Hormuz sekitar lima jam sebelumnya, menambahkan bahwa dua rudal peringatan juga telah diluncurkan dari daerah Karpan di dekatnya ke arah jalur air strategis tersebut.

Garda Revolusi mengatakan bahwa sebagai tanggapan, angkatan laut mereka menyerang lokasi-lokasi tempat militer AS yang teroris ditempatkan di wilayah tersebut dan memperingatkan serangan AS lebih lanjut akan dibalas dengan respons yang lebih luas

Menurut Garda Revolusi, perjanjian gencatan senjata tersebut memberi Iran kendali atas lalu lintas kapal di selat itu.

“Namun, Amerika Serikat memprovokasi berbagai pihak, berupaya melanggar komitmen ini, dan tanggapan yang diperlukan telah diberikan dan akan terus diberikan. Jika agresi tersebut terulang, tanggapan kami akan lebih luas dari ini,” ungkapnya

Ebrahim Azizi, seorang pejabat keamanan senior Iran, mengatakan bahwa Iran tidak berupaya untuk meningkatkan konflik.

Baca Juga:  Gus Yahya: PBNU Kembali Guyub Seperti Sedia Kala

“Ini bukan pelanggaran gencatan senjata; ini adalah pengelolaan gencatan senjata,” tulis Azizi.

Serangan itu menyebabkan Organisasi Maritim Internasional PBB menghentikan sementara upaya evakuasi ratusan kapal yang terdampar di Teluk Persia karena konflik tersebut.

Belum jelas kondisi atau wewenang apa Ever Lovely berusaha keluar dari Selat Hormuz. Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris mengatakan tidak ada yang terluka dalam serangan terhadap Ever Lovely, yang merusak anjungan kapal.

“Sebuah kapal kargo telah dihantam di sisi kanan oleh proyektil yang tidak diketahui, menyebabkan kerusakan pada anjungan,” kata pihak berwenang.

Pada hari Kamis, Otoritas Selat Teluk Persia Iran mengatakan setiap perjalanan melalui rute di luar kerangka kerja yang ditetapkan oleh PGSA tidak akan tercakup dalam jaminan perjalanan aman dan tidak berhak atas perlindungan asuransi atau kewajiban terkait. (ndi/theguardian)

SHARE
Tag :Amerika SerikatIranPerang Iran AS
Ad imageAd image

Berita Aktual

Jet tempur F-16 berpatroli di Timur Tengah/ Foto: the guardian
AS Melakukan Penyerangan Iran di Tengah Gencatana Senjata yang Rapuh
Sabtu, 27 Juni 2026
Tampilan belakang Samsug Galaxy S26 / Foto: Gizmochina
SAMSUNG Digugat Hak Cipta oleh Perusahaan di Pengadilan Distrik AS
Sabtu, 27 Juni 2026
Joshua SEVENTEEN/ Foto: Allkpop
Joshua SEVENTEEN Menghadiri Upacara Sebagai Duta UNESCO di Paris
Sabtu, 27 Juni 2026
Ilustrasi UMKM/ Foto: Ist
Hari UMKM Internasional untuk Meningkatkan Kewirausahaan dan Inovasi
Sabtu, 27 Juni 2026
Emas Antam/ Foto: pajak
Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,660 Juta Per Gram
Sabtu, 27 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Mengenal Hari Ikan Lele yang Menjadi Makanan Favorit Banyak Orang

Tiket Temu Penggemar Ultah NCT Dream Ludes Terjual

Hari Melawan Penyalahgunaan dan Perdagangan Narkoba Meningkatkan Kesadaran di Masyarakat

Gempa Bumi Magnitudo 6,9 Melanda Lepas Pantai Iwate Jepang Timur Laut

Mobil Ford Woody Ditemukan Tim Ekspedisi di Dasar Samudra Pasifik

More News

Serangan AS yang memborbardir pangkalan milter di Venezuela/ Foto: capture Ap News

KBRI Pastikan Tidak Ada Korban dari WNI Terkait Serangan di Caracas. Venezuela

Sabtu, 3 Januari 2026
Presiden Donald J Trump dengan RUU yang ditandatangani/ Foto: caption Al Jazeera

Trump Tandatangani RUU Belanja untuk Akhiri ‘Shutdown’ di AS

Kamis, 13 November 2025
Marsinah dan Soeharto / Foto: Ist

Publik Mengkritisi Status Sama Pahlawan antara Soeharto dan Marsinah

Selasa, 11 November 2025
Rapat darurat Dewan Keamanan PBB/ Foto: NHK

AS Menyalahkan Pemerintah Iran Terkait Kerusuhan dan Krisis Ekonomi

Jumat, 16 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id