Aktual.co.id – Pemerintah prefektur Kumamoto (Jepang) mengumumkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat yang melanda Jepang selatan telah meningkat menjadi 34 orang per tanggal 31 Juli 2026
Mengutip dari Vietnam, tiga hari setelah bencana, petugas penyelamat masih mencari korban di pusat perbelanjaan Aeon di Prefektur Kumamoto, Jepang .
Pihak berwenang juga mengumumkan bahwa satu kematian masih dalam penyelidikan untuk menentukan apakah kematian tersebut terkait dengan gempa bumi.
Operasi pencarian dan penyelamatan mendesak masih dilakukan di daerah yang terdampak, tetapi harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat semakin menipis.
Sebagian besar korban tercatat di pabrik Nippon Paper Industry Corporation dan pusat perbelanjaan Aeon di Kota Kashima, tempat ledakan gas diyakini terjadi setelah gempa bumi.
Media lokal melaporkan bahwa gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah-rumah, infrastruktur, dan fasilitas produksi. Tim penyelamat terus melakukan pencarian terhadap orang-orang yang hilang. (ndi/Vietnam)
