• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Weverse Mengakui Mengalami Kebocoran 422.584 Data Milik Pelanggan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Business

Weverse Mengakui Mengalami Kebocoran 422.584 Data Milik Pelanggan

Redaktur III Senin, 7 September 2026
Share
3 Min Read
Logo Weverse/ Foto: Soompi
Logo Weverse/ Foto: Soompi

Aktual.co.id – Weverse telah mengumumkan baru-baru ini mengalami pelanggaran data yang memengaruhi 422.584 akun pengguna. Presiden perusahaan Weverse, Yang Zooil, merilis pernyataan resmi yang memberitahukan kepada pengguna tentang insiden keamanan data.

“Baru-baru ini, Weverse Company menerima laporan eksternal mengenai kerentanan keamanan dalam layanan dan segera melakukan inspeksi. Hasilnya, kami mengkonfirmasi bahwa informasi pribadi beberapa pelanggan telah bocor,” kata Yang Zooil.

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penggemar yang mempercayai dan mendukung Weverse karena menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan yang besar akibat insiden ini.

Pada tanggal 3 September 2026 (KST), Weverse dihubungi Badan Keamanan Internet Korea (KISA), yang memberitahukan seorang pelapor eksternal telah melaporkan tentang kerentanan keamanan pada layanan Weverse.

Baca Juga:  Laba Bersih Tesla Menurun 43% Kuartal Ketiga Tahun 2026

“Setelah itu, kami segera melakukan inspeksi internal dan respons darurat. Rincian kebocoran data pribadi yang dikonfirmasi melalui inspeksi yang dilakukan selama periode ini adalah sebagai berikut:

Cakupan Kebocoran: 422.584 kasus berdasarkan unit ID akun,” jelasnya.
Sementara item yang bocor meliputi item informasi pribadi, informasi identifikasi internal (nilai numerik internal unik yang dihasilkan untuk identifikasi pengguna saat pendaftaran.

Informasi Umum yakni jenis pembelian (metode pembayaran), nama gerbang pembayaran (PG), jenis mata uang, jumlah pembelian, jumlah pembatalan, tanggal dan waktu pembelian, status pembelian (misalnya, SELESAI), tanggal dan waktu pengembalian dana (jika status pembelian DIBATALKAN)

Sebagai bagian dari langkah-langkah tambahan, Weverse telah memperkuat keamanan API pemrosesan informasi pembayaran dengan meningkatkan kontrol akses dan menghapus informasi pengenal internal untuk mencegah paparan data eksternal.

Baca Juga:  YouTube Premium Lite Akan Menghapus YouTube Music di Korea

“Pada tanggal 4 September, kami mengajukan laporan insiden pelanggaran ke KISA, termasuk hasil inspeksi dan status respons kami,” tambahnya.

Sesuai kriteria yang ditetapkan oleh hukum dan peraturan yang relevan, pihaknya telah melakukan prosedur terpisah untuk memberi tahu pelanggan yang terdampak oleh kebocoran ini tentang fakta kebocoran tersebut.

Informasi identifikasi internal yang bocor bukanlah informasi yang langsung mengidentifikasi individu, seperti nama atau detail kontak. Iitu adalah nilai pengidentifikasi yang hanya digunakan dalam sistem internal Perusahaan Weverse dan tidak dapat digunakan secara eksternal.

“Kemungkinan terjadinya pemalsuan pembayaran atau transfer dana tanpa izin hanya berdasarkan data ini sangat kecil,” ungkapnya.

Baca Juga:  TeraWave Akan Kirim 5 Ribu Satelit untuk Pelayanan Internet Super Cepat

Ke depannya, Weverse akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap semua API yang terekspos secara eksternal untuk memperkuat kontrol akses dan meminimalkan informasi yang terekspos, dan melakukan yang terbaik untuk mencegah insiden serupa.

Selain itu, pihanya telah meminta pengembalian informasi pribadi yang relevan dari pihak eksternal yang mengaksesnya secara ilegal melalui serangan yang tidak wajar. “Kami bermaksud menuntut pertanggungjawaban hukum terkait kerusakan yang disebabkan oleh insiden ini,” katanya.

Perusahaan bertanggung jawab penuh atas masalah ini dan akan mengambil semua tindakan yang tepat untuk mengatasi kekhawatiran dan keresahan pelanggan. “Sekali lagi, kami dengan tulus memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pelanggan kami,” ungkapnya menutup pernyataan. (soompi/ndi).

SHARE
Tag :internetKebocoran DataWeverse

Berita Aktual

Gempa bumi/ foto: Anadolu
Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Melanda Kepulauan Ogasawara Jepang
Minggu, 25 Oktober 2026
Aksi unjuk rasa di Prancis/ Foto: the guardian
Massa Unjuk Rasa Mulai Memadati Kota Besar di Prancis
Sabtu, 24 Oktober 2026
Ombak terdampak Badai Champi/ Foto: CNA
Topan Champi Melukai 500 Orang dan Pemadaman Listrik di Taiwan
Sabtu, 24 Oktober 2026
Sertifikat akreditasi ilkom upn veteran jatim/dok.aktual.co.id
Prodi Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jatim Sukses Pertahankan Akreditasi Unggul 5 Tahun
Jumat, 23 Oktober 2026
Penampakan Topan Champi / Foto: Yahoo
Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi
Jumat, 23 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara

Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026

Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi

More News

David Tepper / Foto : Forbes

Seorang Miliader Membeli Rumah Mantan Bosnya Lalu Dihancurkan

Senin, 25 Agustus 2025
Ilustrasi musik / Foto: freepik

Menkum Akan Audit LMK dan LMKN Terkait Transparansi Royalti Musik

Selasa, 19 Agustus 2025
Poster Pokemon Champions/ Foto: Nintendo

Pokémon Champions Akan Hadir di Nintendo Switch 8 April 2026

Rabu, 25 Maret 2026
Logo Meta AI / Foto: Engagatged

Meta Tengah Mengembangkan Liontin Bertemakan AI

Minggu, 31 Mei 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id