Aktual.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyiagakan pos antemortem dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Banten sebagai bagian dari kesiapan apabila diperlukan dalam proses identifikasi hasil operasi pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda, Pandeglang.
“Kami telah menyiapkan posko antemortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di Pandeglang, Selasa mengutip dari ANTARA.
Meski demikian, tim SAR gabungan Polri/TNI, Basarnas saat ini terus melaksanakan upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis tersebut. “Sejak mendapatkan informasi pada hari Selasa (8/9), tim sudah melakukan pencarian. Dari kemarin hingga hari ini dilanjutkan, baik Basarnas, Polda, Polairud, Lanal, TNI, BPBD dan unsur terkait lainnya bersama-sama melakukan pencarian,” paparnya.
Ia menegaskan keselamatan personel yang terlibat dalam operasi pencarian menjadi perhatian utama. Pihaknya memastikan kesiapan sarana, prasarana dan sumber daya manusia yang dikerahkan dalam operasi tersebut.
“Kita bekerja keras menemukan rekan-rekan kita yang sampai sekarang belum ditemukan. Namun, keselamatan seluruh tim terpadu yang melakukan pencarian juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.
Dalam hal ini, Pihaknya mengingatkan masyarakat dan para pengguna transportasi laut untuk mematuhi imbauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Dari Vulkanologi sudah mengimbau semenjak meningkatnya erupsi ini, tidak boleh mendekati dalam radius tiga kilometer. Jadi harus lebih dari tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau,” kata dia. (ANTARA)
