Aktual.co.id – Aplikasi streming sepert Apple TV Plus hingga Peacock baru – baru menaikkan harga demikian juga Disney Plus. Mulai Selasa, 21 Oktober paket mandiri dengan iklan akan naik dari $9,99 (Rp149 ribu) menjadi $11,99 (Rp198 ribu) per bulan.
Sementara paket Premium bebas iklan akan naik $3 (Rp49 ribu) menjadi $18,99 (Rp298 ribu) per bulan. Paket tahunan bebas iklan juga naik $30 (Rp496 ribu) yang berarti biayanya akan menjadi $189,99 (Rp3 juta) per tahun.
Dikutip dari The Verge masih ada waktu untuk mendapatkan harga yang lebih rendah. Jika berlangganan Disney Plus Premium selama setahun sebelum 21 Oktober 2025 akan membayar $159,99 (Rp2 juta) untuk setahun penuh sebelum kenaikan harga berlaku.
Hal yang sama berlaku untuk paket bulanan; jika berlangganan sekarang, maka akan membayar $15,99 (Rp248 ribu) per bulan untuk paket bebas iklan atau $9,99 (Rp149 ribu) per bulan untuk paket dengan iklan.
Namun, setelah siklus penagihan pertama harga bulanan dan tahunan yang baru akan berlaku secara otomatis. Selain iklan, perbedaan utama antara kedua tingkatan ini adalah paket Premium step-up memungkinkan mengunduh konten untuk ditonton offline dan mendukung audio Dolby Atmos dengan konten tertentu.
Selain itu, keduanya menyediakan akses ke katalog film dan acara TV yang sama, termasuk konten dari Disney, Pixar, Star Wars , National Geographic, dan Marvel.
Artinya, apa pun paket yang dipilih, dapat menonton film dokumenter mendatang dari James Cameron dan Taylor Swift, serta Deadpool & Wolverine, musim kedua Andor dan film favorit anak-anak yang lebih baru seperti Lilo & Stitch. (ndi/The Verge)
