Aktual.co.id – Para pengendara kendaraan motor akhir – akhir mengeluhkan kendaraannya brebet setelah melakukan pengisian bahan bakar minyak di SPBU Pertamina.
Menteri Energi Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia pun turun ke lapangan guna memastikan kandungan BBM milik Pertamina aman untuk kendaraan motor khususnya Jawa Timur.
Dari hasil kunjungan tersebut Bahlil mengatakan, bahwa hasil uji laboratorium dari Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas Kementerian ESDM menunjukkan bahwa kualitas BBM jenis Pertalite di lokasi tersebut berada dalam kondisi baik.
Terkait motor brebet berdasarkan kutipan dari blog.igloo motor yang brebet atau tersendat-sendat saat dikendarai bisa menjadi tanda bahaya yang sering diabaikan.
Dalam blog tersebut dituliskan bahwa awalnya terasa hanya seperti gangguan kecil, tetapi jika dibiarkan, masalah ini bisa berujung pada situasi berisiko tinggi di jalan.
Brebet terjadi karena campuran bahan bakar dan udara yang tidak seimbang, bisa disebabkan oleh filter udara kotor, busi bermasalah, atau injektor tersumbat.
Akibatnya, tenaga motor tidak stabil, tarikan terasa berat, dan bahkan bisa tiba-tiba mati mendadak saat melaju di jalan raya.
Ini sangat berbahaya, terutama saat menyalip atau di tanjakan, karena kehilangan tenaga secara tiba-tiba bisa menyebabkan kecelakaan fatal.
Lebih parah lagi, jika motor brebet saat hujan atau di jalanan licin, risiko tergelincir meningkat karena pengendara sulit mengontrol akselerasi.
Kualitas bahan bakar sangat mempengaruhi performa mesin. Oleh sebab itu, pemilik kendaraan harus selalu memastikan bahwa motor mereka selalu menggunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai spesifikasi motor. Namun, apabila motor sudah terlanjur mengalami brebet akibat bensin kotor, lakukan pembersihan injektor atau karburator.
Terganggunya suplai bahan bakar turut menyebabkan mesin bisa kehilangan tenaga secara tiba-tiba dan brebet saat digas.
Oleh sebab itu, sebagai pemilik motor, harus memastikan selang bahan bakar diperiksa secara berkala. Jika ada tanda-tanda retakan atau kebocoran, segera ganti dengan yang baru. Selain itu, pastikan pompa bahan bakar bekerja dengan baik agar tekanan bensin tetap optimal. (ndi)
