Aktual.co.id – Maskapai penerbangan Jepang menyatakan reservasi penerbangan tampaknya tidak terpengaruh oleh pernyataan pemerintah Cina kepada warganya. Di mana Beijing baru-baru ini mengimbau warga negara Cina untuk menghindari bepergian ke Jepang.
Kementerian Luar Negeri Cina dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat (14/11/2025) mengimbau warga negaranya untuk sementara waktu tidak mengunjungi Jepang. Langkah ini menanggapi komentar Perdana Menteri Jepang Takaichi Sanae terkait Taiwan.
All Nippon Airways dan Japan Airlines menyatakan peringatan tersebut sejauh ini belum memengaruhi bisnisnya. Dua maskapai tersebut menyebutkan tidak ada penerbangan ke Jepang yang dibatalkan.
Organisasi Pariwisata Nasional Jepang menyatakan 7,48 juta wisatawan Cina mengunjungi Jepang antara Januari dan September tahun ini. Angka ini merupakan yang tertinggi dari negara atau kawasan mana pun.
Sementara itu, maskapai penerbangan besar Cina pada Sabtu (15/11/2025) mengumumkan akan menawarkan pembatalan gratis untuk penerbangan ke dan dari Jepang.
Air China dalam pengumuman di situs webnya menyatakan akan mengambil tindakan khusus terhadap jadwal penerbangan sehubungan dengan pengumuman terbaru dari kementerian luar negeri.
Disebutkan bahwa langkah ini berlaku untuk penerbangan yang berangkat dari atau tiba di Tokyo, Osaka, dan kota-kota Jepang lainnya. Perusahaan ini juga menyatakan bahwa penawaran tersebut berlaku hingga 31 Desember. China Eastern dan China Southern Airlines juga mengeluarkan pemberitahuan serupa. (ndi/NHK)
