Aktual.co.id – Puasa Tarwiyah dan puasa Arafah merupakan dua amalan sunnah tahunan yang memiliki keistimewaan luar biasa.
Merujuk pada ketetapan kalender Hijriah, puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, sementara puasa Arafah ditunaikan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau tepat sehari sebelum perayaan Idul Adha.
Keutamaan kedua puasa berdasarkan hadis riwayat Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar, puasa hari Tarwiyah diyakini menghapus dosa setahun sebelumnya sementara puasa Arafah memiliki keutamaan dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
Puasa ini dinilai dapat melatih kesabaran, pengendalian diri, serta meningkatkan ketakwaan. Sementara itu, Puasa Arafah memiliki keistimewaan besar sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih riwayat Muslim.
Hari Arafah sendiri menjadi momen penting bagi jamaah haji yang melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Bagi umat Islam yang tidak berhaji, dianjurkan memperbanyak ibadah seperti puasa, doa, dzikir, membaca Al-Qur’an, hingga bersedekah.
Selain menjadi sarana pengampunan dosa, puasa sunnah di bulan Dzulhijjah juga diyakini dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menghadirkan ketenangan batin.
Momentum Puasa Tarwiyah dan Arafah diharapkan tidak dilewatkan umat Muslim sebagai kesempatan memperbanyak amal saleh dan meraih keberkahan menjelang Hari Raya Iduladha. (ndi/gemini)
