• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Kebiasaan Malam Orang yang Tetap Tenang dan Puas Menjalani Kehidupan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Kebiasaan Malam Orang yang Tetap Tenang dan Puas Menjalani Kehidupan

Redaktur III Kamis, 4 Desember 2025
Share
4 Min Read
Ilustrasi tidur istirahat malam/ Foto: freepik
Ilustrasi tidur istirahat malam/ Foto: freepik

Aktual.co.id – Terkadang melihat orang-orang yang tetap tenang dan puas tidak peduli seberapa kacau kehidupan sering menjadi pertanyaan, bagaimana cara mengelolanya ?

Psikolog Isabella Case memberikan gambaran bagaimana pola hidup orang yang tetap tenang di malam hari. Tips ini bisa membantu menenangkan pikiran ketika dalam himpitan.

Mengakhiri dengan Ritual Rutin

Orang-orang yang tetap tenang saat stres sering kali mengambil langkah yang disengaja saat mendekati waktu tidur. Bisa dilakukan meredupkan lampu, menyalakan lilin, memutar musik lembut, atau melakukan rutinitas perawatan kulit cepat. Isyarat konsisten ini membantu tubuh mengenali saatnya melepaskan kekhawatiran di siang hari.

Menumbuhkan Hubungan yang Bermakna

Prang-orang yang tenang dan puas sering kali meluangkan waktu di malam hari untuk menjalin hubungan yang autentik. Entah itu berbicara dari hati ke hati dengan pasangan, menelepon teman, atau bermain permainan papan yang santai bersama keluarga.

Orang ini melihat malam hari sebagai kesempatan sempurna untuk bersantai bersama, berbagi cerita tentang hari itu atau sekadar menikmati kehadiran satu sama lain. Bukan berarti memaksakan percakapan mendalam setiap malam, namun mengutamakan kegiatan kebersamaan.

Baca Juga:  Hal yang Menyebabkan Kurang Motivasi Saat Berkarya Menurut Psikolog

Mengembangkan Pendekatan Penuh Perhatian Terhadap Makan Malam.

Banyak orang yang tenang memperhatikan makan di larut malam. Orang ini tidak mengikuti diet ketat, melainkan menjaga pola makan malam agar seimbang. Berusaha untuk tidak terburu-buru saat makan sambil dengan tidak menggulirkan ponsel maupun mengkhawatirkan esok hari.

Sebaliknya, mengunyah perlahan dan menikmati rasanya, mengubah waktu makan menjadi ritual yang menenangkan daripada sekadar perhentian untuk mengisi tenaga.

Mengembangkan Hobi untuk Menyalurkan Kreativitas

Malam hari dapat menjadi waktu terbaik untuk melakukan kegiatan yang menenangkan pikiran dan memicu kegembiraan. Melukis, merajut, memainkan alat musik, atau membaca karya penulis favorit dapat memulihkan tenaga, terutama seharian penuh dengan kewajiban pekerjaan.

Hobi-hobi ini bukan tentang performa atau kesempurnaan. Hobi-hobi ini tentang melibatkan indra dan menenangkan obrolan mental.

Baca Juga:  Psikiatri : Hindari Beban Mental pada Anak Anxiety Selama MPLS

Mempersiapkan Hari Berikutnya dengan Tidak Terburu-buru

Praktik umum lainnya adalah menghabiskan beberapa menit untuk mengatur hari berikutnya. Mungkin melibatkan pencatatan tugas-tugas utama, menyiapkan pakaian, atau menyiapkan makan siang terlebih dahulu.

Orang-orang yang melakukan ini tidak berusaha untuk tetap terjebak dalam “mode produktivitas.” Orang ini hanya meredakan potensi ketegangan di pagi hari, sehingga dapat bangun dengan satu hal yang sedikit kekhawatiran.  Kebiasaan ini juga membantu mereka secara mental menutup hari ini.

Menggerakkan Tubuh dengan Cara Lembut

Ini bisa berupa rutinitas yoga yang lambat dan penuh perhatian, jalan kaki sebentar di sekitar blok, atau peregangan dasar. Orang ini tidak mengincar latihan dengan intensitas tinggi, yang terlalu menstimulasi. Sebaliknya, memilih aktivitas ringan yang meredakan ketegangan seharian.

Sesi peregangan sederhana dapat melepaskan ketegangan di bahu atau punggung, tempat stres biasanya berada.

Menetapkan Batasan dengan Teknologi

Baca Juga:  Akibat Pikiran Tidak Tenang dan Memancing Emosi

Banyak orang paling tenang tidak melarang teknologi, tetapi membuat batasan penggunaan di malam hari. Bentuknya bisa menonaktifkan notifikasi di ponsel atau beralih ke “mode membaca” yang lebih sederhana.

Menghindari menelusuri media sosial dengan pikiran pesimis, karena menyadari berita sensasional atau perbandingan tanpa akhir dapat meningkatkan kecemasan sebelum tidur.

Beberapa orang bahkan menyimpan perangkatnya di luar kamar tidur dan mengisi dayanya di tempat terpisah.

Merenungkan Kemenangan Kecil dan Melupakan Penyesalan

Refleksi singkat tentang momen-momen positif hari itu  seperti pencapaian, interaksi yang baik, atau sekadar matahari terbit yang indah yang saksikan di pagi hari bisa dilakukan menjelang istirahat.

Dengan fokus pada kemenangan-kemenangan kecil ini, orang ini mengubah pola pikir ke arah rasa syukur, mengingatkan diri bahwa hari-hari yang sulit sekalipun menyimpan harapan. Ini tidak berarti mengabaikan kesulitan, tetapi membawa keseimbangan pada sorotan mental. Melepaskan penyesalan adalah bagian sebelum melakukan istirahat. (ndi)

SHARE
Tag :Gangguan Cemaskesehatan jiwaMental healthpsikologi
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kereta Api/ Foto: Ist
PT KAI Pastikan Refund Biaya Tiket 100 Persen Dampak Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026
Tangkapan layar kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur/ Foto: Ist
Sebanyak 10 Jenazah Korban Kecelakaan KA Berjenis Kelamin Perempuan di RS Bhayangkara Kramat Jati
Selasa, 28 April 2026
Taksi GreenSM saat menghalangi KRL di Bekasi / Foto: Ist
Taksi Green SM Mendukung Proses Investigasi Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Selasa, 28 April 2026
Tangkapan layar kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur/ Foto: Ist
Sejumlah Penumpang Mengalami Luka Akibat Kecelakaan KA di Stasiun Bekasi Timur
Senin, 27 April 2026
Tangkapan layar KA Argo Bromo Anggrek tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur/ Foto: Ist
Beredar Video Posisi Lokomotif KA Argo Bromo Merangsek ke Dalam KRL di Stasiun Bekasi Timur
Senin, 27 April 2026

Mental Health

Ilustrasi minum kopi/ Foto: freepik

Studi Meneliti Batasan Kafein yang Dikonsumsi Sehari-hari dengan Kepanikan

Konsumsi telur 2 minggu sekali mengurangi risiko Alzheimer/ Foto: daily Mail

Konsumsi Telur Dua Kali Seminggu Mengurangi Risiko Penyakit Alzheimer

Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak

Ilustrasi banyak drama di kantor/ Foto: freepik

Berikut Tanda Seseorang Berada di Lingkungan Racun

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Jamuan Makan Malam Donald Trump Diwarnai Teror Penembakan

Berikut Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Otak

Pelaku Penembakan Jamuan Makan Malam Presiden Donald J Trump Diperiksa Pihak Keamanan

Ada Surat dari Kedutaan Besar AS Terkait Kasus Bang Si Hyuk

Film Michael Tembus Box Office dengan Penghasilan Rp681 Miliar di Awal Penayangan

More News

Ilustrasi sopan santun yang berbalut kekejaman mental yang membuat orang shock dibuatnya / Foto : freepik

Sikap Seseorang yang Menyembunyikan Kekejaman Dibalik Kesopanan Menurut Analisa Psikologi

Sabtu, 28 Juni 2025
Ilustrasi membaca buku/ Foto: freepik

Membaca Buku Diyakini Memperpanjang Usia dan Terapi Dimensia

Sabtu, 21 Februari 2026
Ilustrasi seseorang dijauhi komunitas / Foto : freepik

Kebiasaan yang Membuat Seseorang Dijauhi Teman atau Masyarakat Sosial

Minggu, 13 Juli 2025
ILustrasi dalam tenang/ Foto: Freepik

Cara Menjadi Miterius dan Berbiwaba Dalam Sunyi

Minggu, 8 Februari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id