Aktual.co.id – Mantan Hakim Konstitusi Anwar Usman mengaku “plong” (lega-red) karena meninggalkan Mahkamah Konstitusi (MK) setelah menyelesaikan pengabdiannya selama 15 tahun.
“Jadi, saya sudah plong sekarang, terus terang saja. Makanya saya terharu meneteskan air mata, bukan sedih karena meninggalkan MK, enggaklah…,” kata Anwar ditemui usai wisuda purnabakti hakim konstitusi di Gedung MK, Jakarta, Senin.
Anwar sempat menyeka bagian wajahnya dengan sapu tangan putih yang dipegangnya saat video riwayat karirnya diputar di acara wisuda purnabakti yang digelar di Aula Gedung MK.
Paman Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu juga sempat “tumbang” saat melakukan kirab usai rangkaian wisuda digelar.
Tubuhnya dibopong masuk ke ruang tunggu gedung MK oleh petugas. Namun, setelah 20 menit istirahat, dia kembali menyapa wartawan yang sudah menunggu keterangannya.
Anwar mengaku kelelahan karena kurang tidur, begadang sampai subuh akibat rajin nonton siaran situasi negara-negara Balkan, ditambah belum sempat sarapan.
“Kan (saya) baru pulang dari Bosnia,” katanya.
Saat ditanya kesannya setelah purnabakti, Mantan Ketua MK itu menegaskan bahwa dirinya tidak punya niat mencari popularitas.
Dia menyebut, amanah apa pun yang diberikan, baik itu jabatan adalah kepercayaan yang diniatkan sebagai ibadah.
“Niat saya pertama adalah ibadah. Jadi, kalau dipercayakan dimana pun dilaksanakan, setelah saya menyelesaikan tugas di MK dengan husnul khotimah,” ujarnya.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu belum mau menyebut apakah sudah ada tawaran atau gambaran tugas apa ke depan yang akan dijalaninya setelah purnatugas dari hakim konstitusi.
Karena sudah purnatugas, Anwar mengaku sudah bisa berbicara dengan santai kepada media.(ANTARA/ndi)
