Aktual.co.id – Gelombang tsunami tiba di Okinawa dan bagian lain Jepang pada hari Senin setelah gempa bumi dengan magnitudo awal 7,8 melanda lepas pantai selatan Filipina, menurut otoritas Jepang dan AS.
Mengutip media Kyodo, Badan Meteorologi Jepang mengatakan dalam konferensi pers tsunami kecil teramati di pulau utama Okinawa sekitar pukul 12:18 siang setelah badan tersebut mengeluarkan peringatan tsunami untuk pantai Pasifik di sepanjang bagian timur, barat, dan selatan negara itu.
Selain itu, tsunami setinggi 20 sentimeter juga terpantau di Pulau Chichijima, Kepulauan Ogasawara di Samudra Pasifik, sekitar 1.000 kilometer selatan pusat kota Tokyo, sekitar pukul 13.46.
Badan tersebut sebelumnya memperingatkan publik bahwa tsunami setinggi hingga 1 meter dapat mencapai Pulau Miyako dan kepulauan Yaeyama di Okinawa dan tempat lain.
Peringatan tersebut mencakup wilayah yang membentang dari Prefektur Ibaraki di dekat Tokyo hingga prefektur pulau paling selatan Jepang, Okinawa.
Gempa tersebut terjadi 26 km barat daya Kablalan di Filipina pada kedalaman 55,2 km sekitar pukul 7:38 pagi waktu setempat, menurut Survei Geologi AS.
Pada Desember 2023, gempa bumi berkekuatan mag 7,6 melanda daerah tersebut, menurut USGS. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan di media sosial bahwa ia telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait mengambil langkah-langkah guna mencegah kerusakan.
Menurut Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana, lebih dari 195.000 orang di 10 prefektur termasuk Chiba, Kochi, dan Okinawa sempat diminta untuk mengungsi. (ndi/kyodo)
