• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Redaktur III Minggu, 31 Mei 2026
Share
3 Min Read
Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik
Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Aktual.co.id – Sebuah studi menemukan individu dengan gangguan cemas cenderung merasa lebih depresi ketika merasa pasangannya sering mengabaikan dan lebih cenderung membalas. Makalah ini diterbitkan di Journal of Personality .

Phubbing adalah tindakan mengabaikan atau kurang memperhatikan seseorang yang berada di dekatnya karena fokus pada ponsel.

Kata ini menggabungkan “phone (telepon seluler)” dan “snubbing (pengabaian)”. Hal ini terjadi selama percakapan, makan, rapat, kencan, waktu bersama keluarga, atau situasi apa pun di mana seseorang terus memeriksa pesan, media sosial, notifikasi, atau konten ponsel lainnya.

Phubbing cenderung membuat orang lain merasa tidak penting, ditolak, atau kurang terhubung secara emosional. Dalam hubungan romantis, phubbing sering terjadi sehingga mengurangi kepuasan hubungan.

Baca Juga:  Perilaku Orang yang Tumbuh dalam Rumah Tangga yang Kacau

Dalam persahabatan dan hubungan keluarga, perilaku Phubbing bisa membuat komunikasi terasa dangkal atau terputus-putus.

Penulis studi, Katherine B. Carnelley dan rekan-rekannya mencatat persepsi perilaku phubbing dikaitkan dengan fungsi hubungan yang lebih rendah.

Perilaku phubbing cenderung memicu emosi negatif yang menyebabkan pasangan membalas perilaku phubbing yang dirasakan menggunakan ponsel pintar mereka sendiri.

Mereka melakukan penelitian yang menyelidiki bagaimana keterikatan seseorang memoderasi hubungan antara persepsi phubbing dengan kepuasan hubungan dibanding kemarahan/frustrasi, kesejahteraan pribadi, dan keinginan untuk membalas.

Keterikatan dewasa mengacu pada ikatan emosional yang dibentuk seseorang dengan orang-orang penting lainnya, terutama pasangan dekat, yang melibatkan kebutuhan kedekatan, keamanan, dukungan, dan kenyamanan.

Baca Juga:  Langkah Mencegah Paparan dan Penularan dari Hapatitis

Penghindaran keterikatan cendering menjaga jarak emosional dan mengandalkan kemandirian. Sementara kecemasan keterikatan adalah kecenderungan untuk khawatir tentang penolakan, pengabaian, atau tidak cukup dicintai.

Dalam situasi seperti itu, partisipan dengan kecemasan lebih menonjol melaporkan rasa kesal, rasa ingin tahu, dan pembalasan sebagai respons terhadap phubbing.

Frekuensi alasan pembalasan dilaporkan bergantung pada pola keterikatan seseorang. Orang kecemasan keterikatan lebih menonjol membalas mencari dukungan dan persetujuan dari orang lain.

Sedangkan yang memiliki penghindaran keterikatan cenderung melakukan untuk mendapatkan persetujuan dari orang lain.

Menariknya, individu dengan perilaku penghindaran keterikatan justru melaporkan tingkat konflik yang lebih rendah dibandingkan yang memiliki penghindaran keterikatan rendah.

Baca Juga:  Berikut Menjaga Badan Agar Tetap Bugar dan Terhindar Stres

Hasil ini berkontribusi pada pemahaman ilmiah tentang bagaimana pola keterikatan orang dewasa memengaruhi interaksi pasangan di dunia modern.

Perlu dicatat sampel sebagian besar terdiri dari perempuan dan heteroseksual, yang hasilnya tidak sepenuhnya dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih beragam. Selain itu, semua data berasal dari laporan diri, sehingga ada kemungkinan bias pelaporan memengaruhi hasilnya. (ndi/psypost)

 

SHARE
Tag :depresiGangguan CemasMental health

Berita Aktual

Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026
Aktifitas pemandaman kebakaran hutan dan lahan/ Foto: vietnam
Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia
Sabtu, 17 Oktober 2026
Penampakan erupsi Gn Semeru/ Foto: ANTARA
Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer
Sabtu, 17 Oktober 2026
Triton Aviation / Foto: vn
Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Ahmad Hidayat Gabung PSI Sesuai Semangat Soekarnoisme dan Marhaenisme

Letjen TNI Kristomei Sianturi Dilanti Menjadi Kepala BNPB

Gempa Bumi 4,1 Mag Terjadi di Barat Daya Kota Bogor Jawa Barat

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Menjabat Wakil Panglima TNI dan Kepala BNPPDT

More News

Perilaku racun sering kali mengajak untuk berdebat dan bertengkar / Foto : freepik

Berikut Kebiasaan Menyebalkan yang Merasa Berhak Atas Waktu dan Energi Seseorang

Kamis, 19 Juni 2025
Ilustrasi seseorang membuka kulkas / Foto: freepik

Berikut Kepribadian Orang yang Membuka Kulkas Tanpa Mengeluarkan Apapun

Jumat, 24 Oktober 2025
Ilustrasi sedih / foto : freepik

Penelitian : Ghosting Cara Paling Menyakitkan Mengakhiri Hubungan

Jumat, 1 Agustus 2025
Tahan diri untuk membicarakan hal negatif pada diri sendiri atau untuk orang lain

Hal yang Tidak Patut Diucapkan Tentang Persoalan Pribadi

Jumat, 21 Februari 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id