Aktual.co.id – Manajemen WOODZ,EDAM Entertainment angkat bicara menanggapi kontroversi seputar perekrutan staf sukarelawan tanpa bayaran di berbagai konser artis tersebut di luar negeri.
Sebelumnya, sebuah iklan di komunitas online merekrut ‘relawan’ yang bersedia bekerja sebagai staf selama konser ‘ Archive.1 ‘ WOODZ di Berlin, Jerman.
Iklan tersebut menyatakan para rekrutan akan diberi tugas acak seperti manajemen kerumunan, penjualan merchandise, layanan makanan.
Bersama dengan manfaat berupa makanan dan kesempatan untuk menonton pertunjukan. Meskipun iklan tersebut meminta relawan terampil berbicara bahasa Korea, Inggris, dan Jerman, serta memiliki pengalaman dalam produksi atau manajemen konser. Iklan tersebut menyatakan relawan tidak akan menerima bayaran.
Ketika iklan perekrutan tersebut menarik perhatian luas secara online, banyak netizen mengkritik penyelenggara konser atas keputusan yang tidak pantas.
Merebaknya isu tersebut perwakilan dari EDAM Entertainment telah mengklarifikasi kontroversi tersebut:
“Kebenaran mengenai insiden baru-baru ini telah diperoleh dari penyelenggara konser lokal. Pada saat itu, EDAM Entertainment tidak secara tepat mengkonfirmasi parameter perekrutan. Untuk mengatasi hal ini dan semua kekurangan lain yang disebabkan oleh tur dunia WOODZ, kami akan bekerja sama erat dengan penyelenggara lokal untuk memenuhi langkah-langkah yang diperlukan menuju perdamaian. Selain itu, kami berjanji untuk memperkuat komunikasi dengan penyelenggara lokal agar mereka dapat fokus pada produksi ‘Archive.1’ yang aman.” (ndi/allkpop)
