Aktual.co.id – Perilisan Blu-ray drama MBC ‘Perfect Crown‘ secara resmi dibatalkan setelah berbulan-bulan kontroversi seputar ketidakakuratan sejarah yang digambarkan dalam serial tersebut.
Mengutip dari Allkpop, tim promosi Blu-ray drama mengumumkan melalui kafe penggemar resminya, setelah mempertimbangkan berbagai keadaan, proyek tersebut tidak akan dilanjutkan.
Tim tersebut mendesak para penggemar untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi atau spekulasi mengenai keputusan tersebut.
Setelah drama tersebut berakhir, pemesanan awal untuk Blu-ray dibuka pada 8 Juni 2026 sebagai respons terhadap permintaan penggemar.
Namun, proyek tersebut gagal mengatasi reaksi negatif yang berlanjut menyertai serial tersebut sepanjang penayangannya. Semua pemesanan awal dilaporkan akan dibatalkan dan dikembalikan dananya pada 18 Juni 2026.
Berlatar di sebuah monarki konstitusional fiktif abad ke-21, ‘Perfect Crown’ menimbulkan antisipasi yang signifikan sebelum penayangan perdana berkat para bintang besar seperti IU dan Byeon Woo Seok .
Terlepas dari antusiasme yang kuat sebelum rilis, drama ini menjadi sasaran kritik baik karena penampilan akting maupun ketidakakuratan sejarah.
Salah satu adegan paling kontroversial yakni melibatkan penobatan Pangeran Agung Ian. Meskipun kerajaan fiktif tersebut digambarkan sebagai penerus Kekaisaran Korea, para penonton menunjukkan karakter tersebut mengenakan mahkota seremonial yang diasosiasikan negara bawahan dan bukan seorang kaisar
Sementara para pejabat meneriakkan “Cheonse” alih-alih salam kekaisaran “Manse,” yang memicu kritik luas di internet. Seiring berkembangnya kontroversi, sutradara Park Joon Hwa , penulis Yoo Ji Won , dan para pemeran secara terbuka meminta maaf.
Meskipun demikian, reaksi negatif terus membayangi drama tersebut yang akhirnya berujung pada pembatalan rencana perilisan Blu-ray-nya.
Keputusan ini menandai akhir yang mengecewakan bagi sebuah serial yang dimulai sebagai salah satu produksi yang paling dinantikan tahun ini, tetapi kesulitan pulih dari kritik yang terus terjadi. (ndi/allkpop)
