Aktual.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menduga ada pihak asing yang sengaja memecah belah untuk menggagalkan proyek hilirisasi Indonesia.
Indonesia saat ini sedang mendorong pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi dengan berbagai proyek.

“Ada pihak-pihak asing yang tidak senang atau kurang berkenan dengan proyek hilirisasi ini,” kata Bahlil di Jakarta, Kamis (5/6)
Polemik terkait tambang nikel yang berada di Raja Ampat, Papua Barat Daya, sengaja dimunculkan untuk mencegah Indonesia melakukan hilirisasi.
Menurutnya, foto-foto yang beredar terkait dengan tambang nikel berada di kawasan pariwisata Raja Ampat atau Pulau Paiynemo. Sedangkan kawasan tambang nikel, berada di Pulau GAG yang berjarak 30-40 kilometer dari kawasan wisata.
Statement ini pun langsung mendapat kecaman dari warganet. Hingga Jumat 6 Juni 2025, postingan tentang Asing masih menduduki trend viral di media sosial platform X.
Seperti postingan dari akun @patubmbel,”Banyak yang bilang itu hasil AI. Jangan geser fokus. Tetap saja harus #SaveRajaAmpat
Saya sertakan berbagai sumber lagi agar kalian gak ribut AI atau bukan. Jkwi itu destroyer mas mbak. Kok angel men dikandhani?”
Sedangkan akun @s1mple_v1rus menuliskan,”Ada gitu orang liat keindahan alam begini pikirannya “ini kalo ditambang duitnya banyak sih” orang gila.”
Sedangkan akun @virdianaurellio yang mantan Ketua BEM Unpad 2022 menuliskan.
“Save Raja Ampat! Papua Bukan Tanah Kosong!
Kepada Presiden Prabowo. Daripada Anda selalu fitnah soal asing menunggangi gerakan publik
Coba Anda liat asing yang merusak lingkungan kita. Mau itu orang dalam maupun luar negeri, mereka tetaplah asing! Asing untuk konstitusi kita
Konstitusi kita mengamanahkan untuk menjaga kekayaan alam demi kemakmuran rakyat. Kalau sekarang? Jelas penderitaan rakyat
Bencana alam meningkat tiap tahun karena meningkatnya deforestasi dan kerusakan alam tiap tahunnya. Dan jangan cuma cuci tangan nyalahin swasta, karena ada darah pejabat-pejabat di dalamya yang memberikan izin dan berkongkalikong dengan oligarki
Selamatkan bumi Indonesia!.”
Hal yang sama juga disampaikan akun @radenmasdimas_. “Pihak asing lagi asing lagi, mau ngatain Greenpeace kan lu? Osang asing osang asing, proyekmu hilirisasi yo isine asing su bhajigoooorrr rupamu njelehi tenan Lil,” ungkapnya.
Hingga Jumat 6 Juni 2025 postingan dengan kata kunci ASING masih menjadi trend viral di platform X. Kata Asing ini mengumpulkan 29 ribu postingan berisi foto, video dan beragam komentar warganet. (ndi)
