Aktual.co.id – Dalam pertemuan para komandan pasukan yang bertempur di Ukraina, Putin menyatakan Ukraina sedang melakukan operasi informasi dan propaganda berdasarkan “data fiktif mengenai apa yang disebut hasil” di medan perang.
Dilaporkan oleh Anadolu, Putin mencatat tujuan sebenarnya dari pemerintahan Kiev dan apa yang disebut perwakilan Eropa dari pasukan penjaga perdamaian fiktif bukanlah perdamaian, melainkan kelanjutan perang dengan Rusia.
Dia juga menambahkan bahwa pernyataan dan tindakan praktis Eropa yang mengkonfirmasi asumsi niat para pemimpinnya untuk melanjutkan perang sampai orang Ukraina terakhir.
“Dalam pernyataan bersama pada 7 Juni 2026, beberapa pemimpin Uni Eropa menyatakan kepuasannya penggunaan teknologi tak berawak yang inovatif oleh rezim Kiev. Ya, penggunaan ‘inovatif’, seperti yang mereka sebut. Apakah yang mereka maksud serangan terhadap fasilitas sipil kita, infrastruktur sipil, kendaraan yang membawa warga sipil dan anak-anak, serta asrama mahasiswa? Perlu untuk melanjutkan serangan intensif dan terkoordinasi terhadap infrastruktur kompleks industri militer Ukraina dan fasilitas yang memungkinkan operasinya. Karena gagasan-gagasan ini ada dalam agenda dan sedang diimplementasikan. Kita wajib menanggapinya dengan sewajarnya,” jelasnya. (ndi/Anadolu)