Aktual.co.id – César Gastélum, seorang influencer media sosial dengan lebih dari 650.000 pengikut di TikTok dan ratusan ribu lainnya di platform lain, ditembak mati pada malam hari tanggal 4 Agustus di Culiacán, negara bagian Sinaloa, Meksiko, saat siaran langsung.
Pada saat penyerangan, Gastélum dan dua temannya, mengenakan seragam pengantar berwarna oranye, sedang berpartisipasi dalam tantangan media sosial di tempat parkir cabang KFC di distrik Tres Ríos.
Saat kelompok itu berbicara, dua pria berhelm mendekat dengan sepeda motor. Penumpang sepeda motor itu mengeluarkan pistol dan menembak Gastélum dari jarak dekat sebelum melarikan diri bersama rekannya di sepanjang Avenida Enrique Sánchez Alonso. Insiden itu terjadi di dekat kantor kejaksaan. Gastélum meninggal di tempat kejadian.
Pihak berwenang Meksiko sedang menyelidiki kasus ini, dengan fokus pada konten yang diunggah Gastélum di media sosial.
Menurut pernyataan resmi, ia mengunggah beberapa video yang isinya merujuk pada sebuah kelompok dalam organisasi kriminal.
Culiacán telah menjadi titik rawan konflik antara berbagai faksi Kartel Sinaloa selama bertahun-tahun, khususnya antara Los Chapitos dan Los Mayos.
Para ahli keamanan meyakini bahwa geng-geng tersebut sering menargetkan para influencer media sosial untuk mengintimidasi atau mengeksploitasi sebagai saluran komunikasi.
Dalam konferensi pers pada tanggal 5 Agustus 2026, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menegaskan kembali bahwa para pelaku harus ditangkap dan menyatakan harus mencari tahu mengapa pembunuhan keji ini terjadi.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekerasan terhadap kreator konten di Meksiko. Pada Mei 2025, seorang TikToker lainnya, Valeria Márquez, terbunuh saat siaran langsung di sebuah salon rambut di negara bagian Jalisco.
Menurut laporan media lokal, setidaknya 12 influencer media sosial telah dibunuh di Culiacán sejak konflik internal dalam Kartel Sinaloa meningkat pada September 2024. Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengeluarkan surat perintah penangkapan. (ndi/Vietnam)
