Aktual.co.id – Sebanyak 10 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari program Berdampak Nusantara Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur sukses menggelar kegiatan sosialisasi inovasi pengelolaan sampah di Desa Ungasan, Bali, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Bekerja sama dengan perangkat desa setempat, para mahasiswa memberikan Teknologi Tepat Guna (TTG) berapa Bottle Press dan Program bantu desa berupa asistensi implementasi aplikasi bank sampah digital, Pisah.id.
Kegiatan yang berlangsung di banjar pertemuan ini disambut dengan sangat antusias dan dihadiri oleh kurang lebih 50 orang ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Banjar Kelod, Desa Ungasan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Agnes Tresia Silalahi, S.Par., M.Par menjelaskan bahwa fokus utama dari kegiatan ini adalah edukasi dan pengenalan Teknologi Tepat Guna berupa Bottle Press, sebuah alat yang dirancang khusus untuk memadatkan sampah botol plastik sehingga menghemat ruang penyimpanan dan mempermudah proses daur ulang.
“Kehadiran Bottle Press ini merupakan inovasi yang dirancang dalam penekanan volume sampah yang bersifat interaktif, yang mana membutuhkan partisipasi dari pengguna untuk menekan panel yang disediakan. Bahan yang digunakan dalam pembuatan Bottle Press bersifat sederhana yakni terdiri dari unsur kayu. Kesederhanaan dan kreativitas prototipe yang diciptakan juga bermaksud untuk memberikan kesempatan agar dapat dikembangkan oleh desa,” ujarnya.
Rangkaian acara sosialisasi itu dimulai dengan pengenalan fungsi alat, penjelasan detail mengenai tata cara penggunaan, hingga sesi praktik langsung. Pada sesi praktik ini, para peserta yang didominasi oleh ibu-ibu PKK Banjar Kelod secara bergantian mencoba menggunakan alat Bottle Press secara mandiri, didampingi langsung oleh para mahasiswa KKN.

Selain penyerahan teknologi fisik, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan program “Bantu Desa” melalui digitalisasi sistem tata kelola sampah. Mahasiswa KKN turut menyosialisasikan penggunaan Pisah.id, sebuah aplikasi buku bank sampah digital yang dikembangkan oleh pihak desa.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bertindak sebagai fasilitator yang turun langsung membantu para peserta melakukan registrasi, mengunduh, hingga berhasil login dan mengoperasikan aplikasi tersebut di perangkat masing-masing.
Tingkat partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini terbilang sangat tinggi. Hal ini tidak terlepas dari relevansi program KKN yang sejalan dengan visi dan misi Desa Ungasan yang saat ini tengah gencar mengangkat penyelesaian masalah pemilahan dan pengelolaan sampah dari lingkup rumah tangga.
“Kehadiran alat Bottle Press dan aplikasi Pisah.id ini sangat membantu kami. Kini, ibu-ibu di Banjar Kelod tidak hanya tahu cara memilah sampah, tetapi juga bisa memprosesnya agar lebih ringkas dan mencatatnya secara digital di bank sampah,” ujar Ibu Utari Made, perwakilan PKK Banjar Kelod.
Melalui kolaborasi antara program Berdampak Nusantara UPNVJT dan warga Desa Ungasan ini, diharapkan tercipta ekosistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan yang berawal dari skala kecil.
(Penulis: Tim KKN Berdampak Nusantara Bali UPN Veteran Jawa Timur dan DPL Agnes Tresia Silalahi)
