Aktual.co.id – Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melalui Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi Amerika Latin (CLAS) terus memperluas jejaring globalnya. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan webinar internasional bertema “Wellness Tourism and Its Economic Potential” pada Rabu (10/9/2025), yang menghadirkan akademisi dari Indonesia dan Argentina.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada isu pariwisata kesehatan, tetapi juga menjadi momentum penguatan kolaborasi riset antarnegara. Webinar ini merupakan bagian dari agenda Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang mengedepankan perluasan akses pengetahuan bagi publik.
Dalam sambutan pembuka, Prof. Dr. Ir. Akhmad Fauzi, MMT., IPU., menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan sektor wellness tourism. Menurutnya, kerja sama akademik antarnegara menjadi fondasi penting dalam merumuskan strategi inovatif untuk mendorong industri pariwisata nasional. “Perkembangan pariwisata kesehatan tidak bisa dilepaskan dari sinergi global. Kolaborasi lintas negara mampu memperkaya perspektif dan mempercepat adaptasi Indonesia dalam kompetisi ekonomi dunia,” ungkapnya.
Acara ini menghadirkan pemateri dari dua benua. Leticia Estevez dari Universidad Nacional de Avellaneda, Argentina, menyampaikan analisis mengenai pertumbuhan pasar wellness tourism di wilayah Amerika Latin. Ia menekankan bahwa perubahan tren kesehatan mental, kebugaran, dan gaya hidup holistik memicu meningkatnya permintaan wisata berbasis kesehatan dalam lima tahun terakhir. “Negara dengan kekayaan alam tropis seperti Indonesia memiliki peluang ekonomi yang sangat besar jika mampu mengemas layanan wellness secara profesional,” tuturnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Dra. Ignatia Martha Hendrati, M.E., dari UPN Veteran Jatim, menyoroti aspek ekonomi dan kebijakan dalam pengembangan pariwisata kesehatan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa industri wellness tidak hanya mendongkrak kunjungan wisatawan, tetapi juga berkontribusi pada penciptaan ekosistem ekonomi baru di daerah. “Wellness tourism bisa menjadi katalis bagi pertumbuhan UMKM, diversifikasi produk lokal, hingga peningkatan kualitas destinasi berbasis masyarakat,” ujarnya.
Diskusi dipandu oleh Dr. Ario Bimo Utomo, S.IP., MIR., C.M.C., yang menyoroti pentingnya pendekatan riset dalam mengembangkan sektor ini. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi dan pusat analisis kebijakan yang berkelanjutan. Melalui webinar ini, UPN Veteran Jatim memperkuat perannya sebagai jembatan pengetahuan antara akademisi, masyarakat, dan industri.
Sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat, webinar ini telah memberi manfaat bagi ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelaku industri pariwisata, peneliti, hingga masyarakat umum yang ingin memahami peluang ekonomi sektor wellness tourism. Kegiatan ini menunjukkan komitmen UPN Veteran Jatim untuk menghadirkan kontribusi nyata melalui edukasi publik, kerja sama global, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Dengan kuatnya antusiasme peserta, UPN Veteran Jatim memastikan akan terus menghadirkan kegiatan internasional serupa yang menghubungkan Indonesia dengan dunia, khususnya dalam bidang ekonomi, pariwisata, dan pengembangan masyarakat. (Penulis : Noer Aida Triandini)
