Aktual.co.id – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan 130 penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih dalam proses pencarian setelah tim SAR mengevakuasi 113 orang dari total 243 orang yang berada dalam kapal saat kecelakaan di Laut Jawa, Minggu.
Mengutip dari kantor berita ANTARA, Menteri Dudy mengatakan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan masih berlangsung dan seluruh sumber daya yang tersedia terus digunakan untuk memastikan proses pencarian, penyelamatan, serta evakuasi dapat dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Sehingga masih terdapat sekitar 130 penumpang dalam proses pencarian,” katanya dalam konferensi pers mengenai perkembangan penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalsel, Minggu.
Koordinasi antara Kementerian Perhubungan dan Basarnas dilakukan sejak laporan mengenai kecelakaan diterima untuk memastikan seluruh instansi terkait dapat segera mengambil bagian dalam penanganan keadaan darurat tersebut.
Ia berharap, seluruh proses pencarian dapat berlangsung tertib dan menghasilkan informasi yang akurat sehingga keluarga korban maupun masyarakat memperoleh kepastian mengenai perkembangan penanganan insiden tersebut.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan operasi pencarian masih digelar. Pihaknya terus melakukan upaya untuk menemukan penumpang yang hingga kini belum diketahui keberadaan setelah kapal mengalami kondisi darurat di Laut Jawa.
Ditegaskan informasi jumlah korban yang disampaikan saat ini masih bersifat sementara karena proses pencarian dan evakuasi masih berjalan, sehingga perkembangan data akan mengikuti hasil operasi yang dilakukan petugas di lapangan.
“Data korban ini masih bersifat sementara,” ujarnya. Basarnas bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus mengupayakan penemuan korban hingga proses pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan dapat dituntaskan sesuai perkembangan kondisi di lokasi kejadian.
Pemerintah meminta dukungan masyarakat agar memberikan ruang bagi petugas menjalankan operasi kemanusiaan serta memperoleh informasi perkembangan kejadian melalui keterangan resmi dari pihak yang berwenang. (ANTARA)
