• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mentan Andi Amran Memastikan Stok Pangan Aman di Saat Kondisi Darurat
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Headline

Mentan Andi Amran Memastikan Stok Pangan Aman di Saat Kondisi Darurat

Redaktur III Minggu, 1 November 2026
Share
5 Min Read
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman / Foto : Ist
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman / Foto : Ist

Aktual.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan posisi stok Indonesia tetap kuat didukung produksi domestik dan cadangan pemerintah yang memadai saat 33 negara di dunia menyiapkan pangan darurat.

Amran mengatakan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok dan memicu krisis pangan global, Indonesia patut bersyukur karena kondisi pangan nasional relatif aman.

“Ketika 33 negara mulai mendorong masyarakatnya menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan dasar untuk menghadapi situasi darurat, Indonesia memiliki kekuatan produksi pangan dalam negeri dan cadangan beras yang kuat,” kata Amran dikutip ANTARA.

Kondisi tersebut merupakan hasil kerja keras petani, dukungan pemerintah, serta kebijakan strategis dalam memperkuat produksi dan mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Menurut dia, kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan sendiri menjadi sangat penting di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan, dan gangguan rantai pasok, kondisi pangan Indonesia relatif aman,” ujar dia.

Disampaikan Indonesia mempunyai produksi dalam negeri, punya cadangan, dan memperkuat kemampuan memenuhi kebutuhan pangan sendiri. “Ini yang harus kita jaga,” kata Amran menambahkan.

Baca Juga:  Khofifah Mendorong Pemenuhan Perlindungan Anak Melalui Lingkungan Ramah Anak

Kesiapsiagaan menghadapi krisis menjadi perhatian banyak negara. Sedikitnya 33 negara mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk memiliki persediaan kebutuhan dasar di rumah, termasuk makanan tahan lama, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan darurat.

Sejumlah negara merekomendasikan stok kebutuhan rumah tangga untuk minimal 72 jam sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan gangguan.

Inggris dan Jepang termasuk negara yang memperkuat imbauan tersebut. Pemerintah Inggris mendorong setiap rumah tangga memiliki persediaan makanan dan air minum untuk kebutuhan minimal tiga hari.

Jepang mengimbau masyarakat memperkuat kesiapsiagaan dengan menyimpan persediaan kebutuhan pokok setidaknya untuk tiga hari, bahkan hingga satu minggu jika memungkinkan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari antisipasi terhadap berbagai risiko, mulai dari konflik geopolitik, bencana alam, cuaca ekstrem, serangan siber yang dapat mengganggu infrastruktur, hingga terhambatnya rantai pasok dan distribusi kebutuhan pokok.

Situasi itu menunjukkan ketahanan pangan dan ketersediaan kebutuhan dasar menjadi perhatian serius banyak negara di tengah ketidakpastian global.

Mentan menjelaskan Indonesia memiliki modal kuat menghadapi ketidakpastian tersebut. Per 26 Oktober 2026, cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai sekitar 4,5 juta ton.

Baca Juga:  Dinkes Kota Tangerang Meminta Kewaspadaan Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Selain itu, terdapat 10 juta ton potensi beras dari standing crop atau tanaman padi yang siap dipanen serta sekitar 10 juta ton stok yang berada di sektor hotel, restoran, dan katering (horeka).

Secara keseluruhan, ketersediaan beras nasional mencapai sekitar 25 juta ton, sementara kebutuhan beras nasional berada di kisaran 2,5 juta ton per bulan.

“Kalau kita hitung, stok di Bulog sekitar 4,5 juta ton, standing crop sekitar 10 juta ton, dan stok di horeka sekitar 10 juta ton. Total sekitar 25 juta ton. Sementara kebutuhan kita sekitar 2,5 juta ton per bulan. Artinya, ketersediaan kita sangat kuat. Ini yang membuat kita lebih siap menghadapi berbagai gejolak global,” ujar dia.

Keberhasilan Indonesia mempertahankan swasembada beras tanpa impor menjadi fondasi penting bagi ketahanan pangan nasional.

Pemerintah tidak ingin Indonesia terus bergantung pada pasokan pangan dari negara lain, terlebih ketika konflik dan ketegangan antarnegara dapat sewaktu-waktu mengganggu perdagangan internasional.

Menurut Amran, ketahanan pangan bukan hanya persoalan ketersediaan stok, tetapi juga menyangkut kedaulatan bangsa. Negara yang mampu memproduksi pangannya sendiri akan memiliki ruang lebih besar untuk melindungi masyarakat dari gejolak harga dan gangguan pasokan global.

Baca Juga:  KPK Menahan Gus Alex Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

“Kita tidak boleh bergantung pada negara lain untuk urusan pangan. Bayangkan kalau terjadi konflik besar, jalur perdagangan terganggu, negara-negara menahan ekspornya, sementara kita masih bergantung pada impor. Risikonya sangat besar. Karena itu, swasembada adalah kekuatan dan perlindungan bagi bangsa,” tegasnya.

Untuk menjaga keberlanjutan produksi, Kementerian Pertanian terus memperkuat berbagai program strategis, mulai dari optimalisasi lahan, pompanisasi, perbaikan jaringan irigasi, penyediaan benih unggul, hingga peningkatan produktivitas pertanian.

Langkah antisipasi juga terus dilakukan untuk menghadapi ancaman perubahan iklim dan potensi kekeringan agar produksi pangan tetap terjaga.

Amran mengatakan kondisi pangan yang relatif aman harus disyukuri sekaligus dijaga bersama. Pemerintah akan memperkuat produksi dalam negeri, memastikan cadangan pangan tersedia, dan melindungi petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur pangan Indonesia aman. Tapi kita tidak boleh berpuas diri. Produksi harus terus ditingkatkan, cadangan diperkuat, dan petani dilindungi. Ada keringat petani dan ada negara yang hadir,” katanya. (ANTARA)

SHARE
Tag :DaruratMenteri PertanianStok Pangan

Berita Aktual

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman / Foto : Ist
Mentan Andi Amran Memastikan Stok Pangan Aman di Saat Kondisi Darurat
Minggu, 1 November 2026
Kantor FBI/ Foto: Anadolu
FBI Meyakini Pencuri Aset Digital Uang Kripto Binance Adalah Korea Utara
Minggu, 1 November 2026
Kobaran api dalam atraksi Sengkala Geni di Hotel Inna Tretes/dok.Aktual.co.id
Menikmati Malam Minggu di Inna Tretes Hotel & Resort, Atraksi Api Sengkala Geni Pukau Ratusan Pengunjung
Minggu, 1 November 2026
Tampilan baru grup WhatsApp/ Foto: GSM Arena
WhatsApp Mengumumkan Fitur Baru Termasuk Status Grup
Minggu, 1 November 2026
Kostum tangan Heidi Klum di pesta Helloween/ Foto: variety
Kostum Potongan Tangan Heidi Klum Memecah Pesta Helloween
Minggu, 1 November 2026

Mental Health

Ilustrasi bermain gim bersama teman/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Bermain Bersama Teman Mengurangi Kecanduan Gim Video

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Aktor Senior Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Sebuah Gudang Milik PBB Mengalami Kerusakan Pasca Serangan Israel di Palestina

Amazon Mencatatkan Peningkatan Penjualan Kuartal Ketiga Tahun 2026

Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.526 Juta Per Gram

BPBD Kab Garut Minta Masyarakat Waspada Banjir Akibat Hujan Deras

More News

Banjir yang masih menggenangi kota Jakarta / Foto : capture ANTARA

Banjir Menduduki Peringkat Tertinggi Obrolan Warganet di Media Sosial

Selasa, 8 Juli 2025
Panser Tarantula milik TNI/ Foto: wikipedia

Dok! Anggaran Kemenhan dan TNI Disetujui Rp187,1 Triliun

Minggu, 21 September 2025
Tangkapan layar rapat kabinet bersama Presiden Prabowo/ Foto: ANTARA

Presiden Prabowo Pimpinan Rapat Terbatas Undang Jajara Kabinet Merah Putih

Minggu, 3 Mei 2026
Mobil Plat RI 25/ Foto: capture ANTARA

Polisi Minta Konfirmasi Pemilik Mobil RI 25 yang Menyerobot di Gerbang Tol

Sabtu, 3 Januari 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id