Aktual.co.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan bahwa meskipun gencatan senjata telah diberlakukan, serangan Israel di Gaza terus berlanjut, dan sebuah gudang PBB mengalami kerusakan akibat serangan hari ini.
Shirin Yaseen, Wakil Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, memberikan informasi situasi di wilayah Palestina. Yaseen menyatakan mitra kemanusiaan PBB melaporkan sebuah gudang PBB di Khan Yunis, Gaza, rusak akibat serangan udara Israel.
“Untungnya, tidak ada personel PBB yang terluka dalam peristiwa tersebut,” kata Shirin. Di sisi lain, Yaseen menyatakan sekitar 100 keluarga Palestina di Gaza kehilangan tenda akibat kebakaran yang disebabkan serangan udara Israel pekan lalu.
Yaseen menyatakan Israel terus membatasi bantuan kemanusiaan ke Gaza. “Kita membutuhkan lebih banyak bantuan, dan semua titik penyeberangan harus dibuka, tetapi untuk saat ini kita bekerja dengan apa yang kita miliki,” ungkapnya.
Yaseen menyatakan pasukan Israel terus memberikan tekanan di kota Hebron di Tepi Barat yang diduduki. Sebanyak 3.000 warga Palestina mengungsi di dua lingkungan akibat tekanan militer di kota tersebut.
“Pasukan Israel masih beroperasi di lingkungan ini, memblokir jalan akses dan memberlakukan pembatasan pergerakan yang ketat,” kata Yaseen. Disampaikan jika pasukan Israel terus mencegah warga Palestina mengakses mata pencaharian, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Kami menegaskan seruan untuk perlindungan warga Palestina di seluruh Tepi Barat. Para pengungsi harus diizinkan kembali secara sukarela dan aman. Pengusiran paksa dan penghancuran lebih lanjut harus dicegah,” ungkapnya.
Terkait serangan terhadap 14 masjid di Tepi Barat, Yaseen mengatakan jika tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan. “Tentu saja, ini tidak dapat diterima. Tempat-tempat ibadah ini harus aman, dan kebebasan beragama harus dijamin tidak hanya di wilayah itu tetapi di mana pun,” ungkapnya. (Anadolu/ndi)