Aktual.co.id – Hujan deras menyebabkan banjir di beberapa lokasi di Kabupaten Garut, Jawa Barat membuat mengganggu aktifitas warga sekitar.
Terkait terjadinya banjir di Kabupaten Garut tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman potensi bencana hidrometeorologi saat musim hujan yang saat ini telah tiba dan turun di sejumlah daerah dan dilaporkan sudah menimbulkan banjir.
“BPBD Garut terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan, terutama di wilayah yang berdasarkan kejadian sebelumnya cukup rawan mengalami banjir dan tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Kamis.
Berdasarkan informasi BMKG wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Garut berada dalam masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.
Disampaikan dari BMKG musim hujan akhir tahun 2026 dan awal 2027 cenderung lebih singkat dari kondisi normal dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Februari 2027.
Ia menyampaikan, sebagai langkah antisipasi BPBD Kabupaten Garut secara aktif merekap data intensitas curah hujan yang dilaporkan oleh jajaran di setiap kewilayahan untuk menjadi bahan pemantauan mendeteksi dini potensi bencana.
“Kami juga terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta berkoordinasi dengan aparat kewilayahan dan instansi terkait agar potensi ancaman dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia menyampaikan, adanya potensi hujan yang sudah turun sejak beberapa hari lalu menjadi perhatian jajarannya mengingatkan masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan bahaya longsor dan banjir.
Ia mengimbau masyarakat rutin membersihkan saluran drainase dari sampah agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat menimbulkan terjadinya banjir saat turun hujan.
“Kami mengajak masyarakat untuk rutin membersihkan saluran drainase di lingkungan masing-masing, tidak membuang sampah ke sungai, serta memastikan saluran air tidak tersumbat,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor agar menghindari daerah tebing maupun jurang yang memiliki potensi terjadinya longsor saat musim hujan.
“Apabila terdapat tanda-tanda potensi longsor, seperti retakan tanah atau lereng yang jenuh air segera menjauhi lokasi berbahaya dan melaporkannya kepada aparat setempat,” katanya.
Sebelumnya, hujan yang sudah mulai turun di Garut menyebabkan banjir akibat luapan air dari drainase yang tersumbat di Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026). (ANTARA)
