Aktual.co.id – Kekalahan Timnas PSSI atas Australia Kamis (20/3/2025), menuai banyak argument dari warganet. Berbagai pandangan dicurahkan mulai #ETOut dan #KluivertOut viral di media sosial.
Termasuk influencer kesehatan dr. Tirta di akun media sosial TIRTA @tirta_cipeng. Dalam akunnya, dr Tirta menulis,” Ga usah tanya loyalitas fans sepakbola ke tim yang didukung. Sebapuk apapun tetap didukung. Kita ngomel ngomel itu bukan brarti benci, itu bentuk unek – unek, kritik karena peduli. Setelah itu? Ya dukung lagi. Siklus, jadi maklumi aja kalo sekitarmu ada fans timnas hari ini ngomel – ngomel. Hahaha.”

Tulisan dr. Tirta ini pun mendapat banyak tanggapan dari warganet yang menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia Vs Australia. “Away lawan Australia bahkan STY pun bakal kalah sih, tapi gak 5-1 juga. Dan kalo PK gak bisa langsung menang lawan Australia, ngapain ganti pelatih? Lawan Bahrain dan China bisa menang kalo sama STY. Bare minimum PK yaa 6 poin tersebut. Jepang? Mau STY mau PK yaa susah dapet poin,” ketik GrazieVale @riyansetya.
Perbincangan makin menarik karena warganet saling menyampaikan ide dan gagasan. “Away lawan Aussie menurut gua malah imbang klo ga 1-0 kalau STY lanjut,” ketik Captainaryooo_ @tooziii77
Kenapa?, tambahnya, karena Aussie tidak bermain dengan squad terbaiknya. Ditambah timnas dapet pemain dari diaspora baru yang bisa jadi langsung nyetel ke STY.
Sementara akun Cucu Optimus prime @iki_prime menanyakan apakah salah jika ngefans sejak STY menjadi pelatih. “Termasuk Fans fomo bukan ? Yang cuma ngikutin timnas era STY,” katanya.
Kemudian dia menambahkan jika loyalitas itu mengikuti timnas mau kalah menang. Bukan cuma pas lagi menang doang. “Jangan sebut loyalitas timnas kalau cuma menangnya doang diikutin. Mending gausah jadi fans timnas,” pungkasnya.
PendapatCucu Optimus prime @iki_prime di atas langsung direspon oleh Aku @yaudahsihbabg. “Dikit dikit fomo dikit dikit fomo makan tu fans kocak. Ya bebas orang mau ngefans dari titik manapun emang ada batasannya? Ya ketika timnas Lu lagi di jalur yang bagus tiba tiba jadi g**bl**k karena faktor eksternal ya wajib di kritik bukan belain ke g**bl*n dan bapuknya,” ketiknya.
Akun 1312 @acmilan_mania senada dengan dr. Tirta. “Setiap kali nonton Milan pasti keluar kata-kata as**, g*bl*k, b*ngs**t, p*k*k dan sebagainya. Tapi habis itu balik nonton lagi walaupun misuh misuh lagi,” ketiknya.
Postingan dari dr. Tirta di platform X ini mendapat tanggapan 279 pada Jumat 21 Maret 2025 pkl 14.24 WIB. Komentar yang diposing bervariasi sesuai pendapat yang ingin disampaikan dari publik melalui postingan dr.Tirta tersebut. (ndi)
