• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Jika Seorang Pria Tidak Memiliki Teman Dekat, Menunjukkan Perilaku Ini
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Jika Seorang Pria Tidak Memiliki Teman Dekat, Menunjukkan Perilaku Ini

Redaktur III Kamis, 12 Juni 2025
Share
3 Min Read

Aktual.co.id – Apabila seorang pria menjalani kehidupan  tanpa persahabatan yang tulus, maka akan berpengaruh kepada kehidupan sehari ~ hari. 

Psikolog Cole Matheson memaparkan perilaku pria ketika tidak memiliki sahabat selama dalam hidupnya. 

Pemaparan ini untuk memberikan panduan untuk mengenali kepribadian ini agar bisa saling mengenali. 

Mencari Kompensasi untuk Mencairkan Suasana 

Temuan dari Cole terhadap pria yang tidak memiliki sahabat akan mencari kompensasi guna mencairkan suasana sosialnya. 

Tidak jarang pria ini duduk menyendiri sambil meminum teh untuk memberi rasa kenyamanan pada dirinya. 

“Tidak jarang pria ini memilih minum alkohol kemudian menjadi ceria sesaat kemudian kembali diam ketika tersadar,” ungkap Cole. 

Namun cara ini tidak disarankan karena bisa memicu depresi ketika terjadi masalah dalam kehidupannya. 

Baca Juga:  Kepribadian Individu yang Rutin Mencuci Pakaian Menurut Psikologi

Berjuang Merayakan Kemenangan Orang Lain

Persahabatan mengajarkan seseorang kelimpahan sosial. Ketika tidak memiliki teman dekat maka akan kesulitan untuk berbagi kebahagiaan. 

Ketika ada orang yang merayakan kemenangan, maka orang ini menjadi kesulitan merasakan arti kemenangan tersebut. 

Di sinilah dia akan berjuang ikut lebur merayakan kemenangan oleh orang lain. “Ini ibarat orang yang terbang sendiri ketika ada orang lain terbang, maka orang tersebut seperti pesaing,” kata Cole. 

Bersandar pada Pengganti Digital 

Ketika tidak memiliki teman dekat untuk diajak ngobrol maka pelampiasannya adalah menggulir media sosial sampai lelah. 

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial pasif berkorelasi dengan kesepian yang lebih tinggi. 

“Video game, meme, dan obrolan grup menawarkan ilusi tanpa akuntabilitas kehadiran nyata,” menurut Cole. Orang tersebut bisa dikenal tanpa melihat bentuk fisiknya. 

Baca Juga:  Tanda – Tanda Seseorang Memiliki Personal Nilai Tinggi

Padahal hubungan sejati  melibatkan kehadiran fisik bersama, momen tanpa naskah, dan kerentanan. Tidak ada aplikasi yang dapat meniru itu, bahkan yang dirancang terbaik sekalipun. 

Berinvestasi Berlebihan pada Satu Pasangan Romantis

Bagi pria yang tidak memiliki persahabatan maka investasi kepada pasangan atau pacar menjadi berlebihan.

“Karena tidak memiliki orang lain di luar kehidupannya, maka dia cenderung menuntut pasangan untuk selalu ada untuknya,” ungkap Cole.

Kadang keadaan ini bisa disalahpahami oleh pasangan, padahal niatnya untuk menjaga agar pasangannya tidak hilang sehingga dia kembali kesepian. 

Kesibukan Kronis 

Sebagian pria yang tidak memiliki sahabat cenderung menghabiskan waktu untuk kesibukan yang ekstrim. 

Dirinya bisa berjam jam bekerja atau bermain gim di rumah sampai dini hari. Pola ini untuk mengalihkan perhatiannya yang kesulitan untuk berbagi dengan orang lain. 

Baca Juga:  Kalimat yang Diucapkan Seseorang Ketika Batas Privasinya Dilanggar, Menurut Psikologi

“Kesibukan sering dipuji, tetapi di bawahnya bisa menjadi bentuk mati rasa emosional,” kata Cole.

Maka kesadaran tentang kesendirian perlu dikuatkan kepada pria yang tidak memiliki pasangan agar segera mendapatkan fakta yang sesungguhnya. 

Sangat Independen 

Pria ini akan menunjukkan tentang independensi pada dirinya. Ketika ditanyakan tentang kabarnya maka dia akan menjawab baik baik saja. 

Padahal sesungguhnya dia menyimpan kerentanan yang tidak bisa diungkapkan. 

Karena terbiasa sendiri membuatnya kesulitan untuk mendapatkan sandaran ketika sedang mengalami kesulitan. “Memahami keadaan diri ini bisa membantu meredakan kesulitan ketika tidak ada teman untuk berbagai rasa,” kata Cole. (ndi)

SHARE
Tag :kesehatan jiwaMental healthpsikologiPsikologi Kepribadian
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kapal tanker di Selat Hormuz/ Foto: anadolu
Tanker Minyak Saudi dan Iran Kembali Melintasi Selat Hormuz Pasca Kesepakatan AS-Iran
Jumat, 19 Juni 2026
CEO Apple Tim Cook/ Foto: techcrunch
Tim Cook Mengumumkan Kenaikan Harga Apple yang Tidak Bisa Dihindari
Kamis, 18 Juni 2026
Lego Derpy / Foto: variety
Jelang Ulang Tahun, KPop Demon Hunters Meluncurkan Lego Berisi 825 Keping
Kamis, 18 Juni 2026
Gedung Bank Indonesia./ foto : Ist
BI Rate Naik Pertumbuhan Ekonomi Domestik Masih Terjaga
Kamis, 18 Juni 2026
Moon Ji In dan Kim Ki Ri / Foto: allkpop
Aktris Moon JI Minta Maaf Terkait Postingan Youtube Tes Genetikanya
Kamis, 18 Juni 2026

Mental Health

Ayah dan putra-putranya/ foto: freepik

Pekan Ayah untuk Mengenang Perjuangan Ayah Buat Keluarga

Ilustrasi pria tersenyum/ Foto: freepik

Berikut Kebiasaan Kecil yang Dilakukan Orang dengan Mental Sehat

Ilustrasi bekerja di depan komputer/ Foto: gemini

Kebiasaan yang Bisa Menghancurkan Kesehatan Seseorang

Ilustrasi mengelola keuangan/ Foto: freepik

Kemampuan Mengelola Keuangan untuk Kehidupan Lebih Tenang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Perfect Crown Batal Merilis Blu-ray karena Kontroversi Sejarah Cerita Film

Harga Emas Antam Mengalami Kenaikan Menjadi Rp2,733 Juta Per Gram

Beredar Rumor Iphone 18 Akan Memiliki RAM 12GB

Ketua Perusahaan Fujitsu Jepang Mengundurkan Diri Terlibat Kasus Asusila

AI Masuk Ruang Redaksi, Pakar Tiga Negara Bahas Dampaknya di CommXperience 2026

More News

Cemas bisa mengganggu produktifitas / foto : freepik

Seni Mengontrol Pikiran Supaya Tidak Cemas

Selasa, 25 November 2025
Narsisistik mampu menggerus harga diri pasangan / Foto : Freepik

Dampak Hidup Bersama Narsisistik yang Bisa Mengubah Gaya Hidup Seseorang

Senin, 28 April 2025
Menurut penelitian psikopati dan narsisistik bisa dianalisa lewat wajah / Foto : Freepik

Sebuah Penelitian Menyebutkan Psikopat dan Narsisistik Bisa Dilihat dari Wajah

Minggu, 18 Mei 2025
Ilustrasi mendengarkan / Foto: freepik

Lakukan Hal Berikut Agar Menjadi Kepribadian yang Nyaman

Kamis, 19 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id