• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Penelitian : Kekaguman Terhadap Selebritas Bisa Mempengaruhi Narsisistik
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Penelitian : Kekaguman Terhadap Selebritas Bisa Mempengaruhi Narsisistik

Redaktur III Rabu, 6 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Selebritas dekat dengan narsisistik / foto : pyspost
Selebritas dekat dengan narsisistik / foto : pyspost

Aktual.co.id – Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Psychology yang dirilis psypost menemukan bahwa orang yang mengagumi selebritas cenderung memiliki skor lebih tinggi dalam nilai-nilai materialistis maupun sifat narsistik.

Studi ini juga menemukan bahwa orang yang menganggap dirinya mirip dengan selebritas favorit lebih cenderung memiliki sikap-sikap narsisme.

Di antara semua faktor yang diteliti, perasaan mirip dengan seorang selebritas merupakan salah satu prediktor terkuat untuk pemujaan selebritas.

Selama dua dekade terakhir, para psikolog semakin tertarik pada dampak budaya selebritas, terutama karena media sosial yang  meningkatkan paparan masyarakat terhadap figur publik.

Seiring platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube semakin memudahkan untuk menonton dan mengikuti kehidupan selebritas, para peneliti meneliti hubungan sepihak ini, yang dikenal interaksi parasosial, dapat membentuk citra diri, kesejahteraan emosional, dan nilai-nilai sosial seseorang.

Baca Juga:  Orang yang Mengecek Waktu dan Lupa Biasanya Menunjukkan Ciri Ini.

Salah satu alat yang sering digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Sikap Selebritas, yang mengevaluasi seberapa kuat seseorang terhanyut oleh seorang selebritas.

Skala ini berkisar dari tingkat kekaguman yang rendah, seperti mengikuti karya selebritas untuk hiburan, hingga tingkat yang lebih intens dan berpotensi bermasalah.

Studi baru ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kekaguman semacam ini berhubungan dengan narsisme dan materialism. Dan apakah orang-orang yang merasa memiliki kemiripan pribadi dengan selebritas favorit lebih mungkin terpengaruh.

Para peneliti merekrut 215 mahasiswa S1 dari sebuah universitas di Amerika Serikat bagian tenggara. Sebagian besar peserta adalah perempuan, dengan beragam latar belakang ras dan etnis.

Setiap mahasiswa mengisi serangkaian kuesioner untuk mengukur sikap mereka terhadap selebritas, nilai-nilai materialistis, dan sifat-sifat narsistik.

Baca Juga:  Hal-hal yang Dinikmati Kebanyakan Orang Namun Tidak untuk Kaum Introvert

Peserta juga menjawab pertanyaan-pertanyaan baru yang menilai seberapa mirip perasaan mereka dengan selebritas favorit dalam hal kepribadian, penampilan, atau gaya hidup.

Kekaguman terhadap selebritas dinilai dengan Skala Sikap Selebritas mencakup subskala untuk minat sosial dan hiburan, keterikatan emosional, serta pikiran dan perilaku yang ekstrem atau obsesif.

Materialisme diukur menggunakan skala mengkaji seberapa besar nilai yang diberikan seseorang terhadap kepemilikan barang, seberapa penting harta benda baginya dan membuatnya bahagia.

Narsisme diukur dalam dua bentuk: narsisme muluk (yang ditandai dengan kepercayaan diri, rasa berhak, dan dominasi) dan narsisme rentan (yang melibatkan kecemasan, hipersensitivitas terhadap kritik, dan obsesi terhadap citra diri).

Baca Juga:  Mengenali Orang yang Beracun di Menit Pertama

Hasilnya menunjukkan hubungan yang konsisten antara pemujaan selebritas dan materialisme. Orang-orang yang memiliki skor lebih tinggi dalam pemujaan selebritas cenderung mementingkan uang, status, dan harta benda.

Hal ini berlaku bagi yang melaporkan kekaguman yang lebih intens atau obsesif terhadap selebritas. Para peneliti mencatat hubungan ini sejalan dengan temuan sebelumnya dan menunjukkan orang-orang beralih ke budaya selebritas dan materialisme sebagai cara mengatasi ketidakamanan emosional atau harga diri yang rendah.

Studi lain menunjukkan bahwa anak muda yang menonton banyak konten media kemudian membandingkan diri dengan selebritas lebih cenderung mengadopsi nilai-nilai materialistis.

Studi ini melengkapi kumpulan penelitian dengan bukti baru bahwa perasaan serupa dengan seorang selebritas, entah kesamaan sifat atau karena imitasi, memainkan peran dalam perkembangan ikatan parasosial.(ndi/psypost)

SHARE
Tag :Gangguan Mentalkesehatan jiwaMental healthPsykologi

Berita Aktual

Austrian Airlines/ Foto: Ist
Austrian Airlines Menerima Ancaman Bom Usai Lepas Landas dari Tel Aviv Israel
Senin, 19 Oktober 2026
Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini
Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi
Senin, 19 Oktober 2026
Ilustrasi konsultasi KPU dan DPR RI/ foto: gemini
Pasal Selundupan PKPU dan Ujian Pengawasan DPR
Senin, 19 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto/ Foto: setneg
Pejabat Negara Ramai Mengucapkan Ultah Kepada Prabowo Subianto
Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy/ Foto: gizmochina
Samsung Galaxy A38 Bocor dengan Berbagai Spesifikasi
Sabtu, 17 Oktober 2026

Mental Health

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menggeledah Ruang Kepala BNPB Terkait Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai

Singapura Menyiapkan Tuntutan Hukum Terhadap Perusahaan Pembakar Hutan di Indonesia

Pesawat Triton Aviation Mendarat Darurat Akibat Pintu Pesawat Terbuka

Gunung Semeru Mengalami Erupsi Tinggi Letusan 1 Kilometer

Sekjen PBB Antonio Guterres Akan Berkunjung ke Indonesia

More News

Menggulir media sosial bisa menyebabkan gangguan kecemasan / Foto : freepik

Tanda Saatnya Seseorang Mulai Detok dari Media Sosial Menurut Psikologi

Selasa, 1 Juli 2025
Hati - hati dengan pria yang tidak memiliki empati. / Foto : freepik

Hati – hati dengan Pria yang Memiliki Ciri Seperti Ini

Jumat, 14 Maret 2025
Di usia tua mulai memikirkan kesehatan diri / Foto : freepik

Jika Memasuki Usia 50 Tahun Mulai Memikirkan Perilaku Ini

Senin, 26 Mei 2025
Sebagian orang ada yang tidak nyaman dengan perayaan ulang tahun / Foto : Freepik

Orang yang Tidak Suka Merayakan Ulang Tahun Memiliki Kebiasaan Ini

Minggu, 20 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id