Aktual.co.id – Seseorang yang memiliki kemampuan intelektual emosi yang baik, mampu melihat bagaimana orang lain berinteraksi di komunitas secara sehat.
Secara fisik dia cenderung diam, namun pada dasarnya orang ini memperhatikan setiap gerakan serta ucapan yang dilontarkan oleh lawan bicaranya.
Apa saja yang diamati oleh orang yang memiliki pengetahuan emosional intelegen? Berikut perilaku yang dianalisa oleh penulis gaya hidup Nia Tipton yang tinggal di Chicago.
Keterampilan Mendengarkan
Mendengarkan adalah salah satu hal yang diamati orang pintar. Orang pintar dapat menyadari apakah lawan bicara benar-benar memperhatikan atau hanya berpura-pura memperhatikan.
“Menjadi pendengar yang benar-benar efektif membutuhkan usaha dan pengalaman hidup. Dibutuhkan kesabaran dan dedikasi membantu orang lain,” jelas psikolog Shoba Sreenivasan dan Linda E. Weinberger .
Namun, jika termasuk orang yang mudah teralihkan perhatiannya seperti melirik ponsel saat seseorang berbicara, atau menunggu giliran bicara dan menolak mengakui apa yang dikatakan orang lain dipastikan orang ini memiliki kecerdasan emosi yang buruk. Dengan menganalisis cara mendengarkan, dapat membuat penilaian tentang kepribadian seseorang.
Energi yang Dibawa ke Dalam Ruangan
Energi yang dibawa ke dalam ruangan mencerminkan kepribadian seseorang. Jika seseorang tersebut memancarkan kehangatan secara otomatis akan memberikan kenyamanan.
Ketika seseorang memasuki ruangan, suasana menjadi tegang daripada sebelumnya maka energi yang dibawa mencerminkan pribadi yang tidak nyaman.
Memperlakukan Pekerja Layanan
Cara berinteraksi dengan pelayan di restoran, petugas kebersihan, dan pengantar barang adalah salah satu hal yang diam-diam diamati orang pintar.
Diamati ini untuk mengetahui apakah tipe orang yang mengucapkan ‘terima kasih’ setelah pelayan mengantarkan makanan atau hanya membiarkan begitu saja.
Lebih dari sekadar kesopanan dasar, cara memperlakukan petugas layanan menunjukkan rasa hormat kepada orang lain.
Ini merupakan indikator apakah memandang sebagai manusia sejati yang berharga atau hanya orang yang hadir untuk melayani kebutuhan.
Tanggapan Terhadap Kritik
Banyak orang kesulitan menerima kritik dalam bentuk apa pun, sementara yang lain menerimanya dengan lapang dada.
Cara menanggapi kritik adalah salah satu hal utama yang diamati orang pintar secara diam-diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi mampu mengambil langkah dan menyadari kritik tidak bersifat personal melainkan bersifat membangun.
Bagi orang yang menganggap kritik sesuatu yang personal, kesulitan menerima kesalahan yang telah diperbuat. Orang ini lebih suka hidup dalam delusi di mana semuanya baik-baik saja dan tidak ada yang perlu diperbaiki, padahal hidup tidak berjalan seperti itu.
Bagaimana Menangani Antrian
Seseorang yang tetap tenang ramah saat menghadapi antrean panjang tahu bahwa penantian itu tidak akan berlangsung selamanya.
Orang ini memiliki kesadaran bahwa mengeluh tidak akan membuat antrean bergerak lebih cepat atau membuat semua orang di depan menghilang secara ajaib.
Kepribadian ini menjadi antrian sebuah proses yang harus dijalani sembari menekan ego pribadi agar tetap tenang serta memberikan kenyamanan.
Hubungan dengan Keheningan
Keheningan bisa terasa sangat canggung bagi sebagian orang, tetapi menenangkan bagi orang lain. Orang-orang yang bisa duduk tanpa gelisah atau melontarkan pikiran-pikiran acak biasanya merasa nyaman dengan kehadiran diri sendiri.
Di sisi lain, orang ini tidak bisa duduk sedang berjuang melawan perasaan cemas atau rasa tidak aman. Ada sesuatu yang benar-benar melegakan ketika bisa diam saja, terutama orang-orang yang disayangi. Tanpa harus bicara, tetap terhubung dengan orang lain dan hanya itu yang terpenting.
Cara Memperlakukan Barang Pinjaman
Seberapa bertanggung jawab terhadap barang-barang yang bukan milik tetapi sebenarnya milik orang lain menjadi wawasan besar kepribadian seseorang.
Sikap saat meminjam barang orang lain sungguh menunjukkan banyak hal perilaku seseorang, terutama seberapa bertanggung jawabnya dirinya terhadap barang tersebut. Sambil menunjukkan bagaimana memperlakukan barang milik orang lain, orang-orang cerdas dapat membentuk kesan tentang pribadi tanpa perlu berbicara langsung dengan . (ndi)
