Aktual.co.id – Nyeri yang disertai kram, kebas, dan kesemutan biasanya disebabkan gangguan pada otot dan saraf, serta terhambatnya sirkulasi darah di area tubuh tertentu.
Berikut ini beberapa langkah praktis yang dikutip dari Alodokter untuk mengatasi nyeri yang disertai kram, kebas, dan kesemutan secara mandiri:
Peregangan Secara Rutin
Peregangan membantu otot lebih lentur dan mencegah kekakuan yang sering menyebabkan nyeri yang disertai kram, kebas, dan kesemutan. Lakukanlah stretching ringan sebelum mulai beraktivitas, saat bangun tidur, atau setelah duduk terlalu lama.
Lakukan peregangan otot betis dan paha sebelum tidur. Selain itu, olahraga yoga juga baik untuk menjaga elastisitas otot dan mencegah keluhan kram serta kebas.
Atur Posisi Tubuh Saat Duduk atau Tidur
Duduk atau tidur dalam satu posisi tanpa bergerak lama bisa menekan saraf dan menghambat aliran darah, sehingga menimbulkan nyeri yang disertai kram, kebas, dan kesemutan. Pastikan posisi duduk menopang punggung dengan baik, kedua kaki menapak di lantai, dan jangan menyilangkan kaki terlalu lama.
Saat tidur, usahakan posisi kepala, bahu, dan pinggang sejajar. Gonta-ganti posisi tidur secara berkala, dan gunakan bantal di antara lutut (untuk yang tidur menyamping) atau di bawah lutut (untuk yang tidur telentang) agar posisi lebih nyaman dan tidak gampang mengalami kebas.
Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Kekurangan cairan atau dehidrasi bisa membuat otot cepat kram, terutama setelah aktivitas berat atau saat cuaca panas. Usahakan minum air putih minimal 8 gelas sehari. Jika banyak berkeringat, berolahraga, atau sedang sakit, tambahkan asupan air putih.
Kompres Hangat pada Area yang Kram
Mengompres bagian tubuh yang kram dengan handuk hangat atau botol berisi air panas bisa melancarkan sirkulasi darah dan meredakan ketegangan otot. Tempelkan kompres hangat selama 15–20 menit di area yang terasa tegang, misalnya betis atau leher.
Pijat Ringan
Pijatan yang ringan pada area yang kram, kebas, atau kesemutan dapat memperbaiki sirkulasi darah, merelaksasi otot, dan mengurangi rasa tidak nyaman. Misalnya, jika kaki kram saat tidur, gosok lembut area tersebut sambil meluruskan dan meregangkan kaki.
Cukup Istirahat
Kurang tidur dapat memperburuk keluhan nyeri yang disertai kram, kebas, dan kesemutan karena tubuh tidak punya waktu untuk memulihkan serta memperbaiki sel otot dan saraf. Oleh karena itu, upayakan tidur minimal 7 jam per malam.
Jika pekerjaan mengharuskan duduk atau berdiri lama, ambil jeda istirahat setiap satu atau dua jam untuk berdiri, berjalan sebentar, atau melakukan peregangan.
Minum Obat Pereda Nyeri
Untuk meredakan nyeri yang disertai kram, kebas, dan kesemutan dengan cepat, bisa mengonsumsi obat yang mengandung kombinasi pereda nyeri dan vitamin neurotropik.
Dengan minum obat ini, bisa beraktivitas kembali tanpa hambatan, karena nyeri yang disertai kram, kebas, dan kesemutan mereda. (ndi/Alodokter)
