Aktual.co.id – Operasi pencarian dan evakuasi korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo tetap dilanjutkan sampai seluruh lokasi dinyatakan selesai dan bersih, demikian disampaikan Basarnas.
Mengutip dari berita ANTARA, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan penanganan operasi di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo akan dilakulan secara khusus mengingat jumlah korban yang besar dan kondisi bangunan yang rumit.
“Operasi dinyatakan selesai setelah tempat kejadian benar-benar clear, seluruh reruntuhan bisa dipisahkan, dan dipastikan tidak ada korban lagi,” kata.
Hingga hari ke delapan sejak bangun roboh, operasi masih berlangsung 24 jam penuh dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI/Polri, BNPB, BPBD, PMI, Pemadam Kebakaran hingga relawan berbagai instansi terkait.
Ditambahkan oleh Syafii meski operasi SAR nantinya selesai, kegiatan penanganan pascabencana tetap berlanjut di bawah koordinasi BNPB dan kementerian terkait lainnya sesuai fungsi masing-masing.
“Bukan berarti kegiatan terkait kejadian ini berhenti. Masih ada tindakan lanjutan yang akan dilakukan setelah operasi SAR dinyatakan tuntas,” kata dia saat berada di posko darurat.
Data dari posko tanggap darurat di Sidoarjo itu per Senin pukul 18.38 WIB mencatat jumlah 169 orang dievakuasi.
Di antaranya sebanyak 104 orang dievakuasi selamat dalam penanganan medis dan selebihnya meninggal dunia.
Jumlah korban tersebut masih dimungkinkan bertambah ataupun berkurang mengingat proses asesmen di lapangan yang masih dinamis. (ndi/ANTARA)
