• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: BMKG Merilis Perkiraan Hilal Tanggal 17 dan 18 Februari 2026 untuk Penanda Awal Ramadhan
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

BMKG Merilis Perkiraan Hilal Tanggal 17 dan 18 Februari 2026 untuk Penanda Awal Ramadhan

Redaktur III Kamis, 29 Januari 2026
Share
5 Min Read
Penampakan hilal di awal bulan/ Foto: BMKG
Penampakan hilal di awal bulan/ Foto: BMKG

Aktual.co.id – BMKG merilis tentang perkiraan hilal saat matahari terbenam tanggal 17 dan 18 Februari 2026. Disampaikan bahwa salah satu kalender yang digunakan manusia dalam pengaturan waktu sehari-hari adalah Bulan Qomariyah (bulan Hijriyah) yang didasarkan pada keteraturan peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi, dan Bumi bersama Bulan dalam mengelilingi Matahari.

Dalam lama BMKG tersebut dijelaskan, penentuan awal bulan Hijriyah ini penting bagi umat Islam karena berhubungan dengan waktu ibadah, terutama bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai institusi pemerintah yang salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi bulan dan matahari.

Disampaikan, kojungsi geosentrik atau konjungsi atau ijtima’ adalah peristiwa ketika bujur ekliptika bulan sama dengan bujur ekliptika matahari dengan pengamat diandaikan berada di pusat Bumi.

Awal bulan Ramadan 1447 H, konjungsi akan pada hari Selasa, 17 Februari 2026 M, pukul 12.01.07 UT atau Selasa, 17 Februari 2026 M pukul 19.01.07 WIB atau Selasa, 17 Februari 2026 M, pukul 20.01.07 WITA atau Selasa, 17 Februari 2026 M, pukul 21.01.07 WIT, yaitu saat nilai bujur ekliptika Matahari dan Bulan tepat sama 328.83⁰.

Baca Juga:  Perbedaan Puasa Ramadhan di Berbagai Negara

Di wilayah Indonesia pada tanggal 17 Februari 2026, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.56.44 WIT di Jayapura, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.51.25 WIB di Banda Aceh, Aceh.

Sementara pada tanggal 18 Februari 2026, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.56.35 WIT di Jayapura, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.51.29 WIB di Banda Aceh, Aceh.

Dengan memperhatikan waktu konjungsi dan matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi setelah matahari terbenam tanggal 17 Februari 2026 di seluruh wilayah Indonesia.

Karena konjungsi terjadi setelah matahari terbenam pada tanggal 17  Februari 2026, maka secara astronomis pelaksanaan rukyat hilal penentu awal bulan Ramadan 1447 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah matahari terbenam pada tanggal 18 Februari 2026.

Bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Ramadan 1447 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat matahari terbenam tanggal 18 Februari 2026 tersebut.

Baca Juga:  Pemerintah Tidak Persoalkan Bendera One Piece Sebagai Bentuk Ekspresi

Ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 17 Februari 2026, berkisar antara -2.41⁰ di Jayapura, Papua sampai dengan -0.93⁰ di Tua Pejat, Sumatera Barat.

Ketinggian hilang di Indonesia saat matahari terbenam pada 18 Februari 2026, berkisar antara 7.62⁰ di Merauke, Papua sampai dengan 10.03⁰ di Sabang,  Aceh.

Elongasi geosentris di Indonesia saat matahari terbenam pada 17 Februari 2026, berkisar antara 0.94⁰ di Banda Aceh, Aceh sampai dengan 1.89⁰ di Jayapura, Papua.

Elongasi geosentris di Indonesia saat matahari terbenam pada 18 Februari 2026, berkisar antara 10.7⁰ di Jayapura, Papua sampai dengan 12.21⁰ di Banda Aceh, Aceh.

Umur bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 17 Februari 2026, berkisar antara -3.07 jam di Jayapura, Papua sampai dengan -0.16 jam di Banda Aceh, Aceh.

Umur bulan 15 di Indonesia saat matahari terbenam pada 18 Februari 2026, berkisar antara 20.92 jam di Jayapura, Papua sampai dengan 23.84 jam di Banda Aceh, Aceh.

Baca Juga:  Basarnas Bali Mendata 4 Penumpang Selamat Menggunakan Perahu Sekoci di Gilimanuk

Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 17 Februari 2026, berkisar antara -8.27 menit di Jayapura, Papua sampai dengan -3.11 menit di Tua Pejat, Sumatera Barat.

Lag di Indonesia saat matahari terbenam pada 18 Februari 2026, berkisar antara 34.99 menit di Merauke, Papua sampai dengan 45.17 menit di Sabang, Aceh.

Fraksi illuminasi bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 17 Februari 2026, berkisar antara 0.01% di Sinabang, Aceh sampai dengan 0.05% di Jayapura, Papua.

Fraksi illuminasi bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 18 Februari 2026, berkisar antara 0.74% di Jayapura, Papua sampai dengan 0.98% di Calang, Aceh.

Pada tanggal 17 Februari 2026, dari sejak bulan terbenam hingga matahari terbenam tidak ada objek astronomis lainnya yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 10° dari bulan.

Pada tanggal 18 Februari 2026, dari sejak Matahari terbenam hingga bulan terbenam tidak ada objek astronomis lainnya yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 10° dari bulan. (BMKG/ndi)

SHARE
Tag :BMKGHilalramadhan
Ad imageAd image

Berita Aktual

Menhut Raja Juli Antoni / Foto: ANTARA
Menhut Raja Juli Sebut Helikopter Water Bombing Dioptimalkan Padamkan Kebakaran di Bromo
Minggu, 9 Agustus 2026
Joe Biden/ Foto: capture ANTARA
Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang
Minggu, 9 Agustus 2026
Penampakan Topan Dolpin/ Foto: Earth.nullscul
Tiongkok Status Siaga Topan Dolphin Hampir 100 Ribu Warga Dievakuasi
Minggu, 9 Agustus 2026
Kantor Amazon di Seattle, Washington US/ Foto: wikipedia
Amazon Akan Buka Pusat Data yang Berpotensi Sumber Polusi Iklim di AS
Minggu, 9 Agustus 2026
Awan cendawan akibat bom atom di Nagasaki/ Foto: wikipedia
Hari Peringatan Nagasaki Mengenang Bahaya Dampak Bom Atom
Minggu, 9 Agustus 2026

Mental Health

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Meditasi sarana menenangkan diri ala Stoikisme/ foto : istimewa

Lima Kecerdasan yang Bisa Dilatih untuk Kesehatan Mental

Ilustrasi manipulasi/ Foto: freepik

Berikut Cara Manipulator Mempengaruhi Orang Lain Agar Mengikuti Kehendaknya

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Polisi Temukan 996 Pucuk Senjata di Sebuah Sekolah Swasta di Pondok Pinang Jakarta Selatan

Seungmin Tidak Ikut Berpartispasi Promosi Stray Kids karena Pemulihan Sakit

Hari Frozen Custard yang Cocok Dikonsumsi pada Musim Panas

Thailand Akan Mengajukan RUU Kepemilikan Senjata Api Pasca Penembakan di Sekolah

Sebanyak 56 Jenasah Membusuk Ditemukan di Sebuah Rumah Duka di Chicago

More News

Musim dingin hebat melanda Jepang/ Foto: NHK

Musim Dingin Ekstrim Menyebabkan 27 Orang Meninggal di Jepang

Selasa, 3 Februari 2026
Dapur makan bergizi gratis/ Foto: Jawa Pos

Pemerintah Evaluasi Total SPPG dalam KLB Makan Bergizi Gratis

Minggu, 28 September 2025
MUI deklarasi pembebasan Palestina/ Foto: ANTARA

MUI Tolak Kedatangan Tim Senam Artistik dari Israel

Selasa, 7 Oktober 2025
Satgas melakukan pembersihan saluran di Kota Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya

Jelang Musim Hujan Pemkot Surabaya Mulai Normalisasi Saluran

Selasa, 21 Oktober 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id