• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Tercatat Sebanyak 51 Kejadian Kebakaran Selama September di Kota Surabaya
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Tercatat Sebanyak 51 Kejadian Kebakaran Selama September di Kota Surabaya

Redaktur III Kamis, 9 Oktober 2025
Share
5 Min Read
Tim pemadam kebakaran Pemkot Surabaya sedang pembasahan area terdampak kebakaran/ Foto: Pemkot Surabaya
Tim pemadam kebakaran Pemkot Surabaya sedang pembasahan area terdampak kebakaran/ Foto: Pemkot Surabaya

Aktual.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya melaporkan adanya kasus kebakaran di wilayah Kota Pahlawan.

Data DPKP Surabaya menunjukkan, total 51 kejadian kebakaran tercatat sepanjang bulan September 2025 di Kota Pahlawan. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan mempercepat waktu tanggap, DPKP memangkas waktu respons menjadi 6,5 menit.

Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani mengatakan, pihaknya telah meningkatkan kesiapsiagaan dengan mempercepat waktu tanggap atau waktu respon.

Standar waktu untuk tiba di lokasi kini dipangkas dari 7 menit menjadi 6,5 menit, sebagai upaya untuk menekan risiko dan meminimalkan kerugian.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Response time kami kini adalah 6,5 menit untuk sampai di lokasi kejadian. Ini adalah percepatan dari standar 7 menit, tujuannya jelas untuk menurunkan risiko dan memperkecil korban jiwa, serta kerugian material,” ujar Laksita Rini seperti dikutip laman pemerintah Kota Surabaya.

Laksita Rini menjelaskan kejadian kebakaran di bulan September 2025 menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Peningkatan ini didorong oleh kombinasi antara puncak musim panas ekstrem dan ketimpangan dalam instalasi kelistrikan serta penggunaan alat rumah tangga.

“Berdasarkan data yang kami tampilkan ada ditayangkan, khususnya pada kasus kebakaran. Total 51 kejadian, kami tangani selama bulan September. Ini merupakan dampak nyata dari musim panas yang sedang mencapai puncaknya,” jelas dia. Ia membayangkan bahwa sebagian besar kasus besar, yakni 20 kejadian kebakaran, didominasi oleh kebakaran alang-alang atau lahan terbuka.

Baca Juga:  Polisi Mulai Melakukan Penyidikan Kasus Pengeroyokan Nenek Elina

“Dua puluh kejadian itu sebagian besar adalah kebakaran alang-alang. Kondisi cuaca yang sangat panas, ditambah hembusan angin yang tinggi, membuat alang-alang menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Begitu ada pemicunya, api menyebar dengan sangat cepat,” rincinya.

Ia menjelaskan bahwa pemicu kebakaran ini melibatkan dua faktor, yakni faktor manusia dan alam. Pada faktor kelalaian manusia, biasanya bermula dari warga yang membakar sampah di ruang terbuka.

“Kami sering menemukan bahwa begitu ada angin, daun-daun kering atau rumput yang terbakar itu menggelinding atau terbang, akhirnya memicu kebakaran di tempat-tempat lain,” terangnya. Selain faktor manusia, terdapat juga faktor alam murni. Ketika cuaca begitu buruk, alang-alang yang sangat kering bisa terbakar tanpa sengaja.

“Kami juga tidak bisa mengabaikan faktor alam. Pada cuaca sepanas ini, alang-alang yang sangat kering dan kemungkinan adanya pecahan kaca di lahan terbuka yang berfungsi seperti lensa dapat menimbulkan panas terfokus, akhirnya memicu api tanpa intervensi langsung dari manusia,” tambahnya.

Baca Juga:  Puskeswan Surabaya Hadir dengan Fasilitas Baru, Sediakan Rawat Inap dan Ruang Operasi

Di luar kebakaran alang-alang, DPKP Surabaya juga mencatat terjadinya kejadian organisasi sebanyak 12 kasus. Insiden ini umumnya terjadi akibat kegagalan dapur dan masalah kelistrikaDi area dapur, kebakaran sering kali dipicu oleh kompor yang menyala atau mengalami kebocoran sehingga api tidak stabil saat ditinggalkan dalam keadaan menyala.

“Kami mengimbau kepada ibu-ibu dan seluruh warga, meski hanya keluar sebentar, tolong matikan kompor. Jangan sampai karena lupa, misalnya karena terlalu asyik ngerumpi dengan tetangga, api membesar dan menyebabkan kerugian material besar,” pesannya. Kemudian, terkait kelistrikan dan alat elektronik, terdapat beberapa kasus yang bersumber dari kelalaian dalam penggunaan alat sehari-hari.

“Sebagai contoh, di apartemen, kami menemukan kasus di mana penggunaan hair Dryer tidak tepat. Alat ini dipakai untuk mengeringkan benda lain di luar fungsi normalnya, sehingga menimbulkan panas berlebih (overheat). Saat dibuang ke tempat tidur, alat tersebut memicu api,” ungkapnya.

Selanjutnya, pengisian daya atau pengisian daya HP yang tidak aman juga menjadi pemicu. Kebiasaan mencas HP sambil diletakkan di atas kasur atau benda mudah terbakar lainnya sangat berbahaya. “Panas yang dihasilkan oleh proses pengisian daya pada HP atau charger dapat membakar busa kasur atau material di bawahnya, dan memicu api,” tuturnya.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Berikan Pengurangan Bea BPHTB dan Pengampunan Pajak PBB

Menanggapi tingginya risiko kebakaran, Laksita Rini mengimbau kepada masyarakat terkait pentingnya instalasi kelistrikan yang aman, mengingat banyaknya kasus kebakaran yang dipicu oleh konsleting.

“Ini penting sekali untuk seluruh warga Surabaya. Tolong jangan menumpuk sekring atau menggunakan kabel yang kecil. Sekarang ini kita semua punya banyak elektronik, seperti AC, dispenser, dan TV. Kalau sekring ditumpuk, beban listriknya terlalu berat, dan risiko konsleting itu sangat tinggi. Gunakan kabel yang besar dan standar,” pesannya.

Meski begitu, Laksita Rini menegaskan bahwa DPKP Surabaya akan terus memasifkan sosialisasi dan simulasi kebakaran, mulai dari tingkat PAUD hingga PKK, sebagai bentuk pengenalan pencegahan sejak dini.

“Warga diimbau untuk mengupayakan titik api dalam tiga menit pertama. Jika api tidak dapat dikendalikan, jangan ragu untuk segera menghubungi 112 untuk kejadian kebakaran atau darurat lainnya,” tutupnya. (Pemkot Surabaya)

SHARE
Tag :Kebakaran SurabayaPemkot SurabayaSurabaya
Ad imageAd image

Berita Aktual

Orang-orang mengangkut barang mereka di Khlong Chan, Bangkok/ Foto: vn
Banjir Merendam 52 Ribu Rumah Warga di Kota Bangkok
Minggu, 27 September 2026
Guruh Soekarnoputra/ Foto: Courtesy ANTARA
Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit
Jumat, 25 September 2026
SPBU Pertamina / Foto: Pertamina
Pertamina Patra Niaga: Infomasi Kenaikan BBM Pertalite Adalah Hoax
Jumat, 25 September 2026
Bendera Kolumbia/ Foto: wikipedia
Kolumbia Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Iran
Jumat, 25 September 2026
Mivi One 5G/ Foto: GSM Arena
Ponsel Mivi Siap Meluncur di Pasar Global dengan LCD 6,5 Inci
Jumat, 25 September 2026

Mental Health

Ilustrasi peduli terhadap kasus bunuh diri/ Foto: Freepik

Pencegahan Bunuh Diri Menekan Angka Kematian Akibat Bunuh Diri di Dunia

Ilustrasi olah raga/ Foto: psypost

Studi Menjelaskan Olah Raga Mampu Meredam Gangguan Depresi

Joe Biden/ Foto: capture ANTARA

Hunter Biden: Kanker Prostat Joe Biden Menyebar ke Tulang

Ilustrasi nyeri kepala/ Foto: freepik

Mengenali Nyeri Kepala yang Sering Diderita oleh Setiap Orang

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping Memulai Pertemuan Bilateral

Pertamina Patra Niaga: Infomasi Kenaikan BBM Pertalite Adalah Hoax

Ponsel Mivi Siap Meluncur di Pasar Global dengan LCD 6,5 Inci

Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit

Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp2.590 Juta Per Gram

More News

Walikota Surabaya Eri Cahyadi / Foto : Dok Aktual

Eri Cahyadi Prioritaskan Tukang Asli Warga Surabaya untuk Proyek Milik Pemkot Surabaya

Senin, 17 November 2025
Bus Trans Semanggi Surabaya/ Foto: Touris Surabaya

Tanggal 22 November Hari Perhubungan Darat Nasional

Sabtu, 22 November 2025
Tedros Adhanom Ghebreyesus / Foto: Anadolu

WHO Mengatakan Kasus Ebola Makin Mengkhawatirkan di Kongo

Sabtu, 23 Mei 2026
Wapres Gibran Rakabuming Raka / Foto : capture ANTARA

Gibran : Pentingnya Hilirisasi Sektor Kelautan dan Perikanan

Rabu, 30 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id