• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mensos Tinjau Penyaluran BLTS ke Keluarga Penerima Manfaat
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Pemerintahan

Mensos Tinjau Penyaluran BLTS ke Keluarga Penerima Manfaat

Redaktur III Jumat, 24 Oktober 2025
Share
4 Min Read
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat turun langsung meninjau penyaluran bansos di kantor Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor / Foto: Bogor Update
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf saat turun langsung meninjau penyaluran bansos di kantor Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor / Foto: Bogor Update

Aktual.co.id – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025).

Dirinya menegaskan penebalan bansos dan tambahan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) merupakan bukti kepedulian Presiden Prabowo Subianto ke rakyat di desil 1 sampai 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Inilah afirmasi, inilah pembelaan, kepedulian, atensi Presiden Prabowo khususnya kepada rakyat di desil 1, 2, 3, dan 4,” kata Gus Ipul, sapaan akrabnya, di kantor Kecamatan Cibinong, Bogor, Jumat (24/10/2025).

Hadir langsung ke Cibinong, Gus Ipul ingin melihat bagaimana penyaluran bansos, sekaligus berdialog dengan para KPM serta melakukan groundchecking DTSEN.

Dia menyebut sampai hari ini sudah lebih dari 4 juta bansos reguler yang sudah disalurkan. “Tentu minggu depan akan bertambah terus sampai tuntas bansos reguler. Sementara untuk yang Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) yang menyasar lebih 35 juta KPM ini sekarang tahap finalisasi pemadanan data,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Cabut 4 Izin Tambang di Raja Ampat

Da memastikan BLTS dengan total nilai Rp31,54 triliun akan difokuskan untuk KPM di desil 1 sampai 4 DTSEN.

Rinciannya sebesar Rp300 ribu per bulan untuk tiga bulan, yang akan dicairkan sekaligus sebesar Rp900 ribu.

Untuk itu, Gus Ipul berharap peran aktif pemerintah daerah dan masyarakat agar bantuan ini betul-betul tepat sasaran.

“Meminta daerah agar data dari BPS sesuai yang ada di lapangan. Jika tidak sesuai maka akan dilakukan koreksi,” katanya.

Dia menekankan Kemensos juga berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk mengetahui apakah KPM yang baru sebesar 17 juta telah memiliki rekening.

Jika mereka sudah memiliki rekening, maka akan disalurkan lewat Himbara. “Kalau tidak ada rekening, maka akan disalurkan lewat PT Pos Indonesia,” katanya.

Gus Ipul mengatakan penyaluran lewat Himbara tidak memerlukan biaya. Sehingga, penyaluran bansos yang diprioritaskan salur lewat Himbara. Sementara lewat PT Pos memakai biaya.

“Lewat PT Pos kita tak perlu rekening, nanti diserahkan ke PT Pos data yang sudah terverifikasi untuk dilakukan pemanggilan kepada KPM. Hari ini sedang finalisasi,” katanya.

Baca Juga:  BNPB Mengungkapkan Tidak Ada Korban Jiwa Dalam Bencana di Air Panas Guci

Untuk wilayah Bogor, ia mengatakan setelah berkoordinasi dengan dinas sosial, ada beberapa KPM yang dikoreksi, sekitar 400 ribu KPM karena tak memenuhi kriteria.

Koreksi ini diperlukan untuk memastikan KPM yang terdata betul-betul memenuhi kriteria. “Insya Allah mulai minggu depan akan kita salurkan yang PT Pos,” katanya.

Gus Ipul berharap para KPM bersabar karena data masih dikonsolidasi. Bila sudah rampung, maka PT Pos akan mengirimkan undangan kepada KPM dan menyerahkan bansos.

“PT Pos biasanya ada tiga cara. Datang ke PT Pos, disampaikan langsung ke rumah khusus lansia dan penyandang disabilitas, atau dikumpulkan di kelurahan atau di kecamatan berbasis komunitas,” katanya.

Sementara kepada para penerima manfaat, Gus Ipul mengingatkan agar bansos digunakan sesuai peruntukan. Dia juga berpesan tidak ada pungutan biaya sama sekali sehingga jangan mau jika ada pungutan liar.

Baca Juga:  Kapal Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali

“Semua sudah dibiayai pemerintah,” katanya. Lebih lanjut, ia juga mengajak para KPM untuk menjadi keluarga yang lebih mandiri dan berdaya.

Dirinya menekankan bansos hanya bersifat sementara. “Siapa yang dapat bantuan lebih dari 5 tahun, nanti jadi prioritas diberdayakan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, salah satu KPM, Azmi Nur Afifah, datang untuk mengambil bansos, mewakili suaminya Irfan fathurachman.

Dia mengatakan sudah menerima bantuan sembako selama setahun. Setelah mendengar ajakan Gus Ipul, ia berminat mulai usaha membuka warung jajanan di depan sekolah.

“Terima kasih banyak untuk bapak Presiden dan Mensos atas bantuannya saya terima, alhamdulillah terima kasih semoga bapak sukses ke depannya, sehat selalu untuk Bapak Presiden dan Mensos, akan saya pergunakan sebaik-baiknya,” katanya.

Dalam kesempatan ini sebanyak 100 KPM hadir di kantor Kecamatan Cibinong. Tiap KPM mendapat bantuan Rp600.000 untuk bantuan sembako. Untuk bantuan PKH disesuaikan komponen masing-masing KPM. (ndi/kemensos)

SHARE
Tag :Bantuan Langsung Tunai SementaraBLTSKPMMensos
Ad imageAd image

Berita Aktual

Ju Haknyeon / Foto: allkpop
Seorang Jurnalis Didakwa Bersalah Karena Pencemaran Nama Baik Ju Haknyeon
Selasa, 2 Juni 2026
Dadan Hindayana / Foto: Ist
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Selasa, 2 Juni 2026
Petugas kesehatan sedang mengukur suhu badan warga/ Foto: anadolu
Jumlah Kasus Ebola Melampaui 300 di Republik Demokratik Kongo
Selasa, 2 Juni 2026
Athropic AI/ Foto: engagatged
Claude AI Down: Anthropic Konfirmasi Gangguan Layanan
Selasa, 2 Juni 2026
Nadhiem Makarim / Foto : courtesy iNews
Nadiem Mengaku Sedih Dianggap Koruptor Padahal Tidak Ada Buktinya
Selasa, 2 Juni 2026

Mental Health

Ilustrasi pengidolaan terhadap selebriti/ Foto: psypost

Penelitian Menyebutkan Keterkaitan Obsesi Terhadap Selebriti dengan Kecemasan Masa Kecil

Ilustrasi Phubbing/ foto: freepik

Individu dengan Kecemasan Cenderung Depresi Ketika Diabaikan oleh Pasangan

Ilustrasi makan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Makan Secara Teratur Bisa Meredam Gejala Depresi

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Seorang Netizen Menerima Hukuman Berat Akibat Ujaran Kebencian Terhadap Artis IU

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Berpotensi Berawan

LEMONADE Masuk Puncak Lagu iTunes dan Spotify

Meta Tengah Mengembangkan Liontin Bertemakan AI

BTS Rilis Jadwal FIESTA 2026 di Media Sosial Resminya

More News

Ilustrasi perbaikan menara BTS/ Foto: Ist

Kemenkomdigi Sebar Starlink Gratis dan Perbaikan Sebanyak 145 Unit BTS di Sumbar

Kamis, 4 Desember 2025
Kebijakan Presiden Trump terhadap USAID mengancam program pencegahan HIV/AIDS / Foto : Ist

Kebijakan Trump Mengancam Pendanaan Penanggulangan HIV/AIDS di Surabaya

Senin, 28 April 2025

Pengumuman Sidang Isbat Terlalu Malam Diprotes Warga Indonesia Timur di Medsos

Jumat, 28 Februari 2025
Bentuk SIM card dan e-SIM yang terpasang di Ponsel / Foto : Wikipedia

e-SIM Jadi Perbicangan Publik Pasca Himbauan Menkomdigi Beralih ke Sistem Tersebut

Minggu, 13 April 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id