• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Arkeolog BRIN : Banjir Bekasi Sudah Terjadi Sejak Raja Purnawarman dari Tarumanegara
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Viral

Arkeolog BRIN : Banjir Bekasi Sudah Terjadi Sejak Raja Purnawarman dari Tarumanegara

Redaktur III Rabu, 5 Maret 2025
Share
3 Min Read
Banjir terparah dibanding tahun 2020/ foto : Ist
Banjir terparah dibanding tahun 2020/ foto : Ist

Aktual.co.id – Masalah banjir yang saat ini terjadi di Bekasi khususnya dan Jabodetabek umumnya sudah terdeteksi sejak 1500 tahun lalu. Ketika Raja Purnawarman dari Tarumanegara pernah memerintahkan untuk mengeruk Sungai Candrabaga dan Sungai Gomati guna mengatasi banjir kala itu.

Peneliti BRIN Hari Sofina memaparkan kondisi era kerajaan dengan banjir yang terjadi saat ini. Di akun @harrysofian, peneliti senior bidang arkeologi ini menjelaskan banjir Bekasi yang telah terdeteksi sejak kerasaan Tarumanegara.

Garis sepadan kurang melebar/ foto : X
Garis sepadan kurang melebar/ foto : X

“Banjir Bekasi memang tidak dapat dielakkan, secara geografis Bekasi adalah wilayah dataran rendah yang menggenang. Celakanya, wilayah yang menjadi genangan air saat ini ditimbun dan menjadi pemukiman dan buffer zone wilayah Jakarta,” ketiknya di platform X.

Baca Juga:  Pansus Raperda Banjir Fokus Melengkapi Kekurangan Pasal

Menurutnya sejarah sudah mencatat, sejak 1500 tahun lalu,  Raja Purnawarman dari Tarumanegara memerintahkan penggalian Sungai Candrabaga dan Sungai Gomati. Penggalian tersebut adalah cara untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau.

“Peristiwa ini tercatat dalam Prasasti Tugu yang ditemukan di Kampung Batutumbuh, Desa Tugu, Koja, Jakarta Utara,” jelasnya. Dengan makin padatnya wilayah Bekasi dan sekitarnya serta berubahnya fungsi lahan dari wilayah serapan air, menjadi wilayah perumahan, menurutnya Pemprov dan Pemda harus bekerjasama memecahkan masalah yang telah menjadi momok sejak 1500 tahun lalu ini.

Baca Juga:  Kerugian Banjir Mencapai Rp202,8 Miliar di Kota Padang, Sumbar

Jika dilihat, “sungai tidak dapat bernafas” karena sempadan sungai telah diambil oleh manusia. “Tidak ada lagi batas antara sungai dan pemukiman, sehingga saat terjadinya muatan air yang besar maka yang menjadi aliran sungai adalah wilayah pemukiman warga,” ketiknya.

Menurutnya, dalam peraturan Permen PU Nomor 28/PRT/M/2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai Dan Garis Sempadan Danau perlu dicek kembali di lapangan, apakah Permen tersebut dipatuhi oleh para pengembang property. “jangan sampai para pembeli rumah yang dirugikan karena membeli rumah yang menjadi aliran sungai,” pungasnya.

Tulisan ini pun mendapat berbagai tanggapan dari warganetl. “Benar sekali Pak, ruang untuk sungai yang makin sedikit sekarang jadi mengurangi kapasitas tampungan banjirnya,” ungkap Firda @firdaaa_ar.

Baca Juga:  Jessica Bantah Tutup Hidung Karena Bau Penggemar

“fyi perumahan di sekitar sungai itu sudah mau digusur sama pemkot buat perluasan sungai. Rumah warga sekitar juga sudah banyak yang tanda tangan buat acc penggusuran berkali kali,  tapi sampe sekarang ada realisasinya,” ungkap Ta/Cha @lemonyakult_ (ndi)

SHARE
Tag :BanjirBekasiBNPBJabodetabek
Ad imageAd image

Berita Aktual

Mencuci tangan/ Foto: freepik
Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa
Kamis, 15 Oktober 2026
Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik
Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres
Kamis, 15 Oktober 2026
Ha Jung Woo dan Cha Jung Won / Foto: soompi
Ha Jung Woo dan Cha Jung Won Umumkan Pernikahan
Rabu, 14 Oktober 2026
Antrian pembeli BBM di SPBU Denpasar, Bali/ Foto: ANTARA BALI
Bahlil: Kendaraan Antrian BBM Diduga Karena Isu Distribusi di Bali
Rabu, 14 Oktober 2026
Kepulan asap rudal yang dicegat di Riyadh/ Foto: anadolu
Empat Orang Terluka dan 15 Rumah Rusak Setelah Rudal Houthi Dicegat Jatuh di Riyadh
Rabu, 14 Oktober 2026

Mental Health

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ilustrasi Ghosting/ Foto: Psypost

Penelitian Menunjukkan Orang yang Ghosting Memiliki Perasaan Lebih Buruk daripada yang Dighosting

Ilustrasi kebosanan/ Foto: freepik

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

KPK Menangkap 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB

Penelitian Menyebutkan Kebosanan Bisa Memicu Sikap Agresif

Dirut PT Pertamina Meminta Maaf Atas Antrian Konsumen BBM di Bali

Pemerintah Thailand Mendorong Pensiun Dini Bagi Pegawai Negeri Sipil

Israel Menolak Penerbangan Ethiopian Airlines Tujuan Tel Aviv Kerena Pilot WNI

More News

Jungkook BTS/ Foto: Allkpop

Jungkook BTS Makin Berjaya Tingkat Global dengan Melampaui 400 juta Streaming di Spotify

Senin, 29 Desember 2025
Jung Dong Won/ Foto: Yonhap

Penyanyi Jung Dong Won Terhindar dari Tuduhan Mengemudi Tanpa SIM

Sabtu, 8 November 2025
Guruh Soekarnoputra/ Foto: Courtesy ANTARA

Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis di Rumah Sakit

Jumat, 25 September 2026
Kapsul Artemis II ketika mendarat di lepas pantai San Diego/ Foto: engagatged

Kapsul Orion Pembawa Astronot Artemis II Berhasil Mendarat

Sabtu, 11 April 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id