• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Latar Belakang Geopark Kaldera Toba dapat Kartu Kuning dari UNESCO
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Travel & Kuliner

Latar Belakang Geopark Kaldera Toba dapat Kartu Kuning dari UNESCO

Redaktur III Rabu, 21 Mei 2025
Share
2 Min Read
Kaldera Danau Toba / Foto : Indonesia
Kaldera Danau Toba / Foto : Indonesia

Aktual.co.id – Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto menjelaskan alasan Geopark Kaldera Toba mendapat kartu kuning dari United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), antara lain karena pengelolaannya belum baik.

Saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu (21/5/2025) menyampaikan bahwa Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan kartu kuning ke Geopark Kaldera Toba karena tim penilai mendapati kelemahan dalam pengelolaan taman bumi tersebut.

Menurut tim penilai UNESCO keterpaduan pemangku kepentingan terkait pengelolaan taman bumi masih kurang dan keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas edukatif serta kegiatan pariwisata berkelanjutan di Geopark Kaldera Toba masih rendah.

Baca Juga:  Nasi Goreng Berasal dari Nasi yang Berlebih Kemudian Digoreng Kembali

Selain itu, menurut penilaian tim UNESCO belum ada standar penyampaian informasi di setiap situs geologi dan fasilitas pendukung yang tersedia di taman bumi tidak memadai dan kurang terawat.

Tim penilai menggarisbawahi perlunya penelitian berkesinambungan di situs geologi, peningkatan kerja sama antar-institusi terkait, dan peningkatan edukasi mengenai aspek geologi, biologi, dan budaya di Geopark Kaldera Toba.

Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark juga dinilai kurang aktif berpartisipasi dalam forum regional dan internasional yang diadakan oleh UNESCO.

“Ini perlu dipenuhi dan ikuti namun membutuhkan dukungan anggaran yang besar,” kata Hariyanto.

Baca Juga:  Geopark Rinjani Akan Meningkatkan Keamanan dan Kenyaman Wisata Gunung Rinjani

“Sebagai contoh, kegiatan di bulan September 2025 mendatang yang akan digelar di negara Chili, Amerika Selatan, yang tentunya membutuhkan dana yang besar untuk dapat hadir,” ia menambahkan.

Dia menyampaikan bahwa pengelola taman bumi juga perlu mengikuti kegiatan pelatihan rutin yang diadakan di negara seperti Maroko, Yunani, Prancis, dan Jepang.

Menurut dia, mengirim perwakilan pengelola taman bumi untuk mengikuti kegiatan pelatihan di luar negeri semacam itu membutuhkan biaya besar pula. (ndi/ANTARA)

SHARE

Berita Aktual

Geonwoo / Foto: Soompi
Berikut Balasan WAKEONE Usai Digugat Geonwoo dari ALPHA DRIVE ONE
Minggu, 25 Oktober 2026
Bentukan Pebble Up/ Foto: Gizmochina
Logitech Meluncurkan Mouse Nirkabel yang Bisa Berubah Bentuk
Minggu, 25 Oktober 2026
Geonwoo/ Foto: Soompi
Geonwoo dari ALPHA DRIVE ONE Menggugat Agensinya WAKEONE
Minggu, 25 Oktober 2026
Drone LUCAS yang tak berawak ditembak jatuh Iran/ Foto: WANA
Iran Berhasil Menembak Jatuh Drone LUCAS Buatan Amerika Serikat
Minggu, 25 Oktober 2026
Ikon Singapura patung Merlion yang berada di kawasan Marina Bay Sands/ Foto: Ist
Begini Respon Singapura Setelah Prabowo Mengumumkan Pengurangan Ekspor Gas
Minggu, 25 Oktober 2026

Mental Health

Serangga menularkan virus Shimonda/ Foto: anadolu

Seorang Pasien Terinfeksi Virus Shamonda Kali Pertama di Prancis

Ilustrasi remaja dan depresi/ Foto: gemini

Perilaku Tidak Sehat pada Remaja Memicu Risiko Kecemasan dan Depresi

Mencuci tangan/ Foto: freepik

Cuci Tangan Mampu Menurunkan Penyebaran Infeksi dan Menyelamatkan Nyawa

Ilustrasi mendengarkan musik/ Foto: freepik

Mendengarkan Musik Jazz dari Platform Digital Diyakini Mampu Meredam Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Gempa Bumi Magnitudo 7 Menyebabkan 16 Orang Meninggal di Tibet Utara

Petugas Tim SAR Melakukan Penyelamatan di Lokasi Terdampak Gempa

Demi Keamanan dari Unjuk Rasa Museum Louvre Tutup Mulai 24 Oktober 2026

Pemerintah Taiwan dan Tiongkok Timur Siaga Bencana Sambut Topan Champi

Topan Champi Melukai 500 Orang dan Pemadaman Listrik di Taiwan

More News

Festival boneka di Jepang/ Foto: national today

Moment Perayaan Boneka Hinamatsuri Diramaikan Warga Jepang

Selasa, 3 Maret 2026
Ilustrasi pesawat/ Foto: National Today

Tanggal 7 Desember Hari Penerbangan Sipil Internasional

Minggu, 7 Desember 2025
Kota Fujiyoshida dan ranting sakura latar belakang Gunung Fuji / Foto: The Guardian

Festival Bunga Sakura Ditiadakan Akibat Ulah Wisatawan Mengganggu Warga Lokal

Jumat, 6 Februari 2026
Ilustrasi gerhana bulan/ Foto: freepik

Panduan Salat Gerhana Bulan yang Terjadi pada 3 Maret 2026

Selasa, 3 Maret 2026
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id