Aktual.co.id – Pasca kejadian tewasnya Juliana Marins pendaki asal Brasil di Gunung Rinjani, semua pihak menjadi waspada terhadap wisata ekstrim seperti pendakian.
Dalam hal ini manajemen Geopark Rinjani kembali menekankan pentingnya keamanan serta kenyamanan wisata alam seperti pendakian Gunung Rinjani.

General Manager Geopark Rinjani, Qwadru P Wicaksono mengatakan Gunung Rinjani bukan hanya simbol keindahan alam NTB, tetapi bagian dari warisan geologis dunia yang diakui UNESCO sebagai Global Geopark.
Menurutnya, keselamatan pengunjung adalah prioritas utamanya. “Kami terus berupaya memastikan bahwa sistem informasi, edukasi, dan mitigasi risiko di kawasan ini berjalan secara komprehensif,” ujarnya di Mataram seperti dikutip ANTARA.
peristiwa ini menjadi refleksi penting bagi semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan destinasi, khususnya pada aspek keamanan dan kesiapsiagaan bencana di jalur pendakian.
“Bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), kami mengevaluasi dan menyusun langkah-langkah penguatan SOP keselamatan dan sistem peringatan dini di zona-zona rawan,” ucapnya.
Manajemen Geopark Rinjani menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang menimpa salah seorang pendaki asal Brasil, Juliana Marins, yang terjatuh di sekitar Cemara Nunggal dalam perjalanan menuju puncak Gunung Rinjani.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada Tim SAR gabungan, BASARNAS, TNI-POLRI, relawan dan para porter lokal yang telah mengerahkan kemampuannya untuk penyelamatan Julaiana Marins waktu itu. (ndi/ANTARA)
