Aktual.co.id – Psikolog Olivia Reid memberikan hasil penelitian terhadap orang yang mengucapkan beda dengan yang lain.
Penelitian ini untuk memberikan panduan kepada semua orang terhadap tanda dan ciri khas orang yang mengatakan berbeda dengan yang lain.
Mendramatisir Konflik Tanpa Menyelesaikannya
Ciri khasnya adalah bagaimana menangani perselisihan. Orang seperti ini lebih memutar balikan fakta agar energinya terus bertumbuh.
Alih-alih menyelesaikan masalah atau menerima kompromi, namun orang ini justri memutar balikkan fakta dan menjadikan drama.
Sering kali, masalahnya bukan pada perselisihan yang sebenarnya tetapi pada kebutuhan untuk merasa penting . Dirinya mengubah setiap kesalahpahaman menjadi sebuah serangan pribadi. Sehingga keadaan memusatkan kepada dirinya sendiri.
Membesar-besarkan Isolasi Emosional
Tipe ini sering mengaku dirinya “sangat kesepian” karena tidak ada seorang pun yang dapat menandingi kedalamannya.
Namun, jika menghabiskan waktu bersamanya, akan melihat bahwa orang ini tidak berusaha keras untuk selalu terhubung secara emosional. Bisa jadi dia mengabaikan rencana atau mengejek orang lain karena menyukai hal-hal yang “biasa”.
Melihat Diri Sendiri Sebagai Pahlawan
Dirinya selalu mengatakan tidak pernah terpengaruh oleh keadaan apapun apa yang diucapkan oleh orang lain. Justru kesan ucapan yang ditampilkan adalah menghina.
Jadi lain kali jika ada orang yang menyiratkan bahwa mereka terlalu “istimewa” untuk terjebak dalam masalah sehari-hari, perhatikan tanda-tanda ketidakjujuran.
Seolah Dirinya Sebagai Orang yang Menemukan Segalanya
“Saya melakukan hal ini sendiri, jadi harus belajar melakukan hal dengan diri sendiri,” atau “Saya tahu cara menangani konflik, tidak seperti kebanyakan orang.”
Ini adalah cara menggurui dalam memberikan nasihat hidup. Sering kali berhadapan dengan orang seperti ini dalam hidup terutama di awal – awal menghadapi persoalan hidup.
Segera pahami jika kondisi ini adalah bagian racun seseorang yang seolah menjadi terbaik dalam hidup semua orang.
Memberikan Petunjuk Tentang Kejeniusan Dirinya
Orang ini senang memberi tahu bahwa “tidak ada seorang pun yang mengerti” dirinya. Mungkin merujuk pada proyek kreatif rumit yang tidak pernah terwujud.
Dia akan mengatakan tengah terbebani oleh ide-idenya yang jenius, sehingga orang lain tidak bisa memahami jalan pikirannya.
Menolak Arus Utama
Salah satu hal yang perlu diperhatikan bahwa dirinya “berbeda” adalah bagaimana menolak segala hal yang populer.
Psikolog menyebut hal ini sebagai “ bias keunikan palsu ”, yaitu ketika menganggap dirinya lebih istimewa. Kebutuhan menjauhkan diri dari hal-hal yang “terlalu umum” terkadang membuat hubungan menjadi rumit. (ndi)
