• Indeks
Aktual.co.id
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Reading: Mengatasi Trauma Psikologis yang Mengganggu Keseharian
Share
Aktual.co.idAktual.co.id
Search
  • Beranda
  • Big Data
  • Viral
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • Mental Health
  • Travel & Kuliner
  • Pakar Menulis
  • Indeks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2025 - Aktual.co.id
Mental Health

Mengatasi Trauma Psikologis yang Mengganggu Keseharian

Redaktur III Jumat, 17 Oktober 2025
Share
2 Min Read
Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik
Kelelahan mental bisa menyebabkan depresi / Foto : freepik

Aktual.co.id – Trauma psikologis biasa menimpa siapapun yang pernah mengalami kejadian yang menyedihkan, menakutkan, dan mengancam nyawa.

Mengutip dari Alodokter, trauma psikologis kadang bisa pulih dengan sendirinya seiring waktu. Namun jika tidak, Anda bisa menemukan beberapa cara mengatasi trauma di artikel ini.

Reaksi tiap orang terhadap trauma psikologis berbeda-beda. Ada yang dapat membaik dengan sendirinya, ada pula yang menetap hingga waktu lama. Jika dibiarkan, trauma dapat mengganggu kehidupan penderita.

Berikut ini adalah cara mengatasi trauma yang bisa dilakukan:

Fokus Hal Penting

Ketika berhadapan dengan trauma psikologis, fokuslah pada apa yang benar-benar perlu dilakukan dalam keseharian, sehingga dapat menghemat energi fisik dan emosional.

Baca Juga:  Trik Halus Dibutuhkan Semua Orang Menurut Psikolog

Kembali ke Rutinitas dan Cintai Diri Sendiri

Konsumsi makanan yang sehat, cukup tidur, berolahraga secara teratur, dan melakukan berbagai hal lain untuk menjaga tubuh berfungsi dengan baik.

Selain itu, cobalah melakukan hal-hal yang disukai, untuk menghilangkan stres. Beraktivitas dapat membantu mengalihkan pikiran Anda dan mengatasi trauma.

Tenangkan Diri dengan Menarik Napas

Ketika cemas, stres, marah atau gelisah muncul, cobalah tarik napas dalam-dalam beberapa kali agar dapat berpikir jernih dan menjadi lebih tenang. Penderita juga bisa mencoba meditasi untuk membantu menenangkan pikiran.

Kerjakan Secara Bertahap

Tekanan dalam pekerjaan atau aktivitas bisa memicu stres. Untuk itu, bagilah tugas besar menjadi beberapa bagian yang bisa dikerjakan secara bertahap. Lakukan semampunya. Ketika mulai merasa penat, ambil jeda sejenak, lalu mulai kerjakan lagi.

Baca Juga:  Perilaku Wanita Kesepian Tapi Tidak Mengakui Kesendirian

Tidak Menyalahkan Diri Sendiri

Rasa bersalah, malu, marah, kecewa, sedih, dan mengasihani diri sendiri secara berkepanjangan, justru akan menjadi penyakit bagi diri sendiri. Menerima apa yang terjadi dapat mempermudah proses pemulihan diri dari trauma.

Cari Bantuan untuk Pemulihan

Apabila tidak dapat mengatasi trauma sendiri, carilah bantuan. Bisa curhat kepada teman atau keluarga, berkonsultasi ke psikolog atau psikiater, atau mendatangi organisasi masyarakat yang bergerak dalam bidang konsultasi khusus bagi penderita trauma. (ndi/alodokter)

 

SHARE
Tag :Gangguan MentalMental healthpsikologiTrauma psikologis
Ad imageAd image

Berita Aktual

Kondisi jalan raya di Kota Pekanbaru dengan kondisi listrik padam total/ Foto: Courtesy ANTARA
Listrik Padam Membuat Gelap Gulita di Sumatera Bagian Tengah dan Utara
Jumat, 22 Mei 2026
Jang Dong Joo (kanan) dan postingan yang membuat khawatir warganet/ Foto: Allkpop
Aktor Jang Dong Joo Memposting di Media Sosial yang Memicu Kekhawatiran Warganet
Jumat, 22 Mei 2026
Media sosial di ponsel/ Foto: engagatged
Malaysia Akan Melarang Penggunaan Media Sosal Bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Jumat, 22 Mei 2026
BTS / Foto: the korean times
Konser BTS Akan di Gelar di GBK Jakarta Bulan Desember 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Laman SPMB Surabaya/ Foto: Pemkot Surabaya
SPMB Kota Surabaya untuk Jalur Prestasi Terbagi Menjadi Tiga Subjalur
Jumat, 22 Mei 2026

Mental Health

Ilustrasi introvert / Foto : freepik

Banyak Tidak Sadar Kelemahan Justru Kekuatan di Dalam Diri

Makanan bernutrisi/ Foto: Freepik

Studi Menyebutkan Konsumsi Makanan Bernutrisi Menekan Risiko Depresi

Tanda wanita tidak bahagia adalah kecemasan / Foto : Freepik

Studi Menemukan Intervensi Kesehatan Mental Lewat Medsos Mampu Mengurangi Kecemasan

Ilustrasi pria dan ponsel/ foto: freepik

Peneliti Menyebutkan Berhenti dari Medsos Tidak Signifikan Menghentikan Stres

Ad imageAd image

TRENDING NEWS

Pemerintah Target Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar Rp16,800,- Hingga Rp17,500,-

Gemini Spark dari Google Asisten AI yang Memiliki Kemampuan Bertindak

Holter Monitoring, Mencari Aritmia yang Tersembunyi.

Kesepakatan Pekerja dengan Manajemen Samsung Meredakan Kekhawatiran Ekonomi di Korsel

Presiden Prabowo Target Turunkankan Kemiskinandari 6,0 hingga 6,5 Persen

More News

Seseorang yang mudah marah cenderung tidak memiliki empati / Foto : Freepik

Berikut Kepribadian Orang Mudah Pemarah Tanpa Disadari

Senin, 14 April 2025
Ilustrasi pendidikan anak usia dini / Foto : Freepik

Pendidikan Orang Tua Bisa Mendorong Kepribadian Narsisisme di Usia Dewasa

Rabu, 11 Juni 2025
Ilustrasi wanita menyibukkan diri dengan ponsel / Foto : Freepik

Perilaku Wanita yang Kesepian Namun Terlihat Seolah Baik-Baik Saja

Jumat, 4 Juli 2025
Ilustrasi percakapan / Foto : Freepik

Frasa yang Digunakan Orang yang Bisa Menghentikan Suasana Percakapan

Minggu, 20 Juli 2025
Aktual.co.id

Aktual.co.id adalah portal berita berbasis big data dan analisis digital terdepan di Indonesia yang berada di bawah naungan ASIGTA Group.

  • Redaksi
  • Tentang
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Beranda
  • Indeks
  • Big Data
  • Mental Health
  • Pakar Menulis
  • Viral

Follow Us

Copyright 2025 – Aktual.co.id