Aktual.co.id – Jika usia sudah di atas 50 tahun, saatnya memikirkan kebutuhan diri dibanding menyenangkan orang lain.
Ada beberapa perilaku yang mulai dihindari ketika diusia 50 tahun terutama yang mempersulit diri sendiri. Menurut psikolog Eliza Hartley jika perilaku ini tetap dilakukan, maka akan mengganggu kepribadian di usia tua.
Mengabaikan Intuisi
Intuisi merupakan alat penuntun yang ampuh tetapi kerap mengabaikan demi logika atau norma sosial. Namun, firasat jarang salah karena intuisi merupakan cara berpikir bawah sadar untuk memberi tahu benar dan salah bagi manusia.
Mulailah mendengarkan intuisi jika ada sesuatu yang terasa tidak benar segera eksekusi ketidakbenaran tersebut. Mempercayai naluri dapat menyelamatkan dari stres yang tidak perlu dan membimbing ke pilihan yang bermanfaat.
Terlalu Berkomitmen
Upaya menjadi orang yang membantu dan dapat diandalkan adalah bagian dari komitmen yang berlebihan. Meskipun terlibat dan berkontribusi itu bagus, namun jika terlalu banyak bisa menyebabkan stres dan kelelahan.
Penting untuk mengevaluasi kapasitas sebelum berkata ‘ya’ pada setiap permintaan. Ingat, kualitas lebih penting daripada kuantitas. Lebih baik berkomitmen pada tugas yang lebih sedikit dan mengerjakannya dengan baik daripada mengerjakan terlalu banyak tugas namun kesulitan mengimbanginya.
Menghindari Kesendirian
Sering kali sendiri dibuat sesuatu yang harus ditakuti atau dihindari. Namun, menghabiskan waktu dengan sendiri dapat membantu memahami kebutuhan, pikiran, dan emosi dengan lebih baik. Hal ini j dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan memecahkan masalah.
Baik itu jalan-jalan santai di taman atau meditasi beberapa menit. Saat-saat menyendiri ini dapat mendatangkan banyak kejelasan dan kedamaian di tengah kesibukan hidup.
Menepis Pujian
Seiring berjalannya waktu, perilaku menolak pujian banyak merugikan daripada menguntungkan. Menolak pujian bisa meningkatkan rasa percaya diri.
Ketika usia di atas 50 tahun tetaplah menerima pujian sebagai bentuk penguatan mental dan hasil kerja keras. Maka tersenyumlah dan ucapkan terima kasih. Tidak ada salahnya mengakui pencapaian. Faktanya, hal itu merupakan bagian penting dari pengembangan dan cinta diri.
Hidup dalam Mode Autopilot
Seiring bertambahnya usia, cenderung terjebak dalam rutinitas dan mulai menjalani hidup dengan mode autopilot. Saat sadar, lebih peka terhadap kebutuhan dan perasaan diri.
Diri sendiri dapat mengenali saat terlalu banyak bekerja atau stres, dan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Ingatlah, setiap momen adalah kesempatan untuk menyadari dan berkembang. Jangan biarkan momen-momen itu berlalu begitu saja tanpa sadari.
Mengabaikan Perawatan Diri
Dalam kesibukan hidup, sering mengesampingkan perawatan diri. Terutama ketika memiliki keluarga yang harus diurus, pekerjaan yang harus diselesaikan, dan segudang tanggung jawab lainnya.
Perawatan diri sangat penting dan menjadi prioritas dalam hidup. Perawatan diri bisa berupa olah raga, bersantai, atau berwisata.
Mengatakan ‘Ya’ untuk Segalanya
Saat menginjak usia lima puluhan, banyak mengatakan “ya” pada setiap permintaan atau tuntutan yang datang. Seolah-olah merasa berkewajiban menyenangkan orang lain. Bahkan mengorbankan kesejahteraan diri sendiri.
Faktanya, kebiasaan ini dapat membuat merasa kewalahan dan tidak puas. Dan jika kita tidak berhati-hati, hal ini bahkan dapat menyebabkan kelelahan. (ndi)
